Ruwatan Masyarakat Riau Keturunan Jawa, Agendakan Malam Pagelaran Wayang Kulit

oleh
Dari kiri ketua Acara Mas Purnomo, tengah Sesepuh masyarakat Ria Keturunan jawa Mbah Surono Edi dan Ketua Pelaksana Riyono Gede Trisoko
Jasa Website murah

Saturealita.com, Pekanbaru – Ruwatan Masyarakat Riau Keturunan Jawa, mengagendakan malam pagelaran wayang kulit.

Ruwatan ini sendiri adalah sebuah panjatan doa kepada yang maha kuasa atas terjalinnya hubungan silaturahmi yang kuat terhadap sesama masyarakat Riau keturunan jawa.

Rehabilitasi narkoba

Demikian disampaikan Ketua Acara pagelaran wayang kulit Mas Purnomo, bahwa agenda semacam ini baru pertama kali dilakukan diseluruh wilayah sumatra.

“Kegiatan ruwatan ini pertama kali kami lakukan, dengan dasar menjalin kembali hubungan silaturahmi antar masyarakat Riau keturunan jawa yang ada diwilayah Sumatra”,katanya, Rabu (7/2/2018) di Taman Hiburan Alam Mayang Pekanbaru.

Dalam acara malam pagelaran wayang kulit nantinya akan mengangkat sebuah tema “Lakon Semar Mbangun Jiwo”, dengan Dalang ternama Ki Enthus Susmono dan juga sebagai Bupati Tegal.

Terkait pelaksanaan, semua undangan telah disebar luaskan oleh kepanitian, termasuk Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman.

Selain itu, kafasitas undangan diperkirakan mencapai 30 ribu orang dengan tenaga keamanan melibatkan unsur Polri gabungan TNI.

“Kita sudah atur semuanya dengan cara terus melakukan koordinasi keberbagai pihak terkait”,jelas Ketua Pelaksana Riyono Gede Trisoko didampingi Sesepuh Suromo Edi.

Selain itu, juga masih berharap dalam pelaksanaan yang akan digelar pada hari Sabtu, (10/2/2018) mendatang, informasi terakhir secara pribadi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Sri Sultan Hamengkubuwana X, turut hadir dalam acara tersebut.

“Sampai detik ini, kita masih berharap, tamu agung pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Daerah Istimewa Yogyakarta¬† (DIY) dalam kehadiran nantinya”,ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Riyono menegaskan, bahwa kegiatan ruwatan masyarakat Riau keturunan jawa malam pagelaran wayang kulit murni tanpa ada unsur politik manapun.”Jujur kegiatan ini putih, tanpa ada embel-embel berbau politik atau kandidat calon gubri dari unsur manapun”,pungkasnya (***)

Print Friendly, PDF & Email