Lumbung Suara Paslon Nomor 2 Massa Kampanye Dialogis Kuansing Antusias

oleh
Jasa Website murah

Saturealita.com,Kuantan Singingi – Perhelatan kampanye calon gubernur nomor urut dua terus berlanjut ke luar daerah ibu kota provinsi riau,kali ini kabupaten kuantan singingi menjadi zona untuk bersosialisasi visi dan misi  dari  calon gubernur wakil gubernur zaman now tersebut.

Tampak nya program pembangunan percepatan pembangunan desa tertinggal oleh mantan menteri di era zaman presiden SBY ini di harapkan dapat kembali mendulang keberhasilan pada saat kontestasi pilkada serentak pada tahun 2018 ini.

Rehabilitasi narkoba

Pengulangan kesuksesan program tersebut kali ini diusung melalui program bantuan dana 1 milyar per 1 desa.

Pada saat kampanye berlangsung di desa pulau binjai 22/03/2018 beberapa waktu lalu cagubri Lukman Edy tak henti-henti nya terus mengajak agar masyarakat senantiasa bahu-membahu menyukseskan program bantuan dana desa tersebut.

“Saya sangat mengharapkan dengan ada nya kontrak politik 1 milyar 1 desa ini dapat menjadikan desa yang sama-sama kita cintai ini menjadi lebih maju,dan jangan lupa dengan uang sebesar 1 milyar ini mari sama-sama kita awasi penggunaan nya,”pungkas nya.

LE bersama istri berbelanja di Pasar Benai Kuansing.

Kuansing sendiri bukan daerah lain bagi mantan sekjend partai PKB ini,Karena Kuansing adalah kampung kelahiran istrinya, Gustini Zuliyati. Gustini merupakan putri dari pasangan H.Zulkarnain dan Hj.Rosnawaty di Kari, Kecamatan Benai, Kuansing.

Antusias masyarakat di desa pulau Binjai.

Kampanye yang bersifat dialogis tersebut pada saat itu dijadwalkan di beberapa titik yaitu Desa Cengar, Kuantan Mudik, Pulau Binjai, Koto di Lubuk Jambi dan di Desa Kari juga di Kecamatan Benai.

Sementara itu,di tempat kampanye terpisah calon gubernur usia termuda ini juga berdialog bersama masyarakat tepat nya di desa cengar,sempat terjadi dialog yang cukup alot antara Lukman Edy dengan masyarakat seputar pertanyaan dari masyarakat mengenai mantan-mantan gubernur riau yang terjerat korupsi.

“Alhamdulillah,bapak-ibu ketika saya terpilih menjadi menteri di zaman pak SBY dahulu saya tidak pernah berhubungan dengan KPK,banyak menteri-menteri  pada waktu itu yang ditangkap dan terjerat kasus korupsi”,ungkap nya.

Dialog bersama masyarakat desa cengar kuansing.

Riau bangkit tanpa korupsi memang menjadi jargon kampanye dari paslon yang didukung oleh koalisi partai PKB dan  Gerindra ini.

Sementara itu Ketua relawan RELA kota pekanbaru Mardani mengatakan cukup optimis untuk mendulang suara bagi paslon yang telah melakukan pengunduran diri sebagai dewan rakyat beberapa waktu yang lalu tersebut.

Prosesi penandatanganan kontrak politik desa cengar.

“Alhamdulillah saya khusnul yakin,masyarakat yang datang ke lokasi kampanye sangat antusias,apalagi perjuangan calon gubernur  dan wakil gubernur kita murni demi bangkit nya provinsi riau,beliau merelakan mundur dari jabatan nya sebagai anggota DPR RI dan DPRD provinsi Riau,secara pribadi disini yakin dapat mendulang suara,”tegas nya.

Ketika di tanya agenda calon wakil gubernur Hardianto,Mardani mengatakan,mantan anggota DPRD Provinsi Riau tersebut sedang melaksanakan ibadah umroh ditanah suci.

“Benar pak cawagub,pak Hardianto sedang di tanah suci,sedang umroh bersama istri dan keluarga,namun beliau sudah menitipkan salam untuk semua di tanah air,dan terus minta diberikan doa serta semangat perjuangan”,jawab nya kepada awak media dengan santun.

Sampai dengan informasi ini dirangkum,pelaksanaan kampanye pada saat itu berjalan dengan aman,tertib dan terkendali berkat ada nya pengamanan gabungan dari pihak polsek dan polres Kuansing serta bawaslu setempat. (***)

 

Print Friendly, PDF & Email