Low Profile !! Sempat Berpidato Tanpa Michrophone Warga Limbungan Rumbai Pesisir Sangat Khidmat Menyambut Hardianto Cawagub Nomor Dua

oleh
Jasa Website murah

Saturealita.com, Pekanbaru – Jelang pencoblosan pada tanggal 27 juni 2018 nanti pilkada provinsi riau terus dihiasi oleh segudang agenda kampanye dan sosialisasi oleh tiap – tiap paslon gubernur dan wakil gubernur riau.

Memenuhi jadwal yang telah di koordinasikan kepada pihak – pihak terkait, pada akhir nya calon wakil gubernur Hardianto dari partai Gerindra hadir melaksanakan kampanye dialogis di kecamatan rumbai pesisir kelurahan limbungan.

Rehabilitasi narkoba

Acara yang dihadiri hampir seratusan warga ini terlihat sangat antusias pada saat acara berlangsung, diawali oleh kata sambutan pada sesi pembuka yang disuguhkan oleh ketua partai Gerindra DPC kota Pekanbaru Drs.Esweli sekaligus menjadi juru kampanye yang dijadwalkan resmi pada 11/05/2018, sebagai jurkam Esweli senantiasa mengenalkan ketokohan dari paslon Lukman Edi dan Hardianto dihadapan seluruh warga dan tokoh-tokoh masyarakat yang hadir.

“Bapak-bapak dan ibuk-ibuk sekalian,pak Lukman Edi ini adalah mantan menteri yang mempunyai prestasi dalam mengembangkan pedesaan dan pak Hardianto adalah kader terbaik dari partai Gerindra dan juga sebagai sekretaris DPD partai Gerindra provinsi riau, dengan program bantuan 1 milyar untuk 1 desa dan kelurahan mari kita dukung paslon nomor urut 2 menjadi pemimpin di riau,setuju bapak-ibuk”,ungkap nya.

Ada yang menarik dari kegiatan kampanye ini,salah seorang warga sempat berbisik kepada awak media saturealita.com dan mengatakan tampak kerendahan hati seorang Hardianto yang ketika itu tidak mempersoalkan kondisi alat pengeras suara yang pada saat itu mengalami gangguan dan tetap semangat melanjutkan pidato nya tanpa menggunakan michrophone tersebut.

“Hebat pak hardianto ini orang nya rendah hati ,tidak sombong pidato nya lanjut terus ,nggak pakai mic beliau ngomong, ini baru pemimpin yang merakyat bukan pencitraan , coba yang lain mana mau seperti itu, sambil tertawa kecil”,ujar nya.

Kembali menyinggung persoalan pelayanan kesehatan masyarakat pada saat berpidato, Hardianto mengangkat isu tentang BPJS yang masih dikeluhkan oleh masyarakat dan menambahkan kontrak politik 1 milyar untuk 1 desa.

“Bapak dan ibuk disini masih ada yang belum merasakan fasilitas kesehatan BPJS, kalau¬† masih ada berarti proses pendataan nya kurang tepat, kami nanti akan segera membenahi nya agar nanti jangan ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan layanan BPJS,dan kami bersedia menjalankan kontrak politik tertulis bantuan 1 milyar untuk 1 desa”,imbuh nya.

Sampai dengan informasi ini di muat ,acara masih terus berjalan dengan lancar dan penuh dengan khidmat ,pihak panwaslu dan keamanan melakukan sinergi tugas dengan baik.

Warga yang hadir selain mendapatkan pandangan program visi misi dari calon wakil gubernur mereka juga mendapatkan alat peraga berupa brosur kampanye.

Dipenghujung acara ditutup dengan tanda tangan kontrak politik 1 milyar untuk 1 desa bersama perwakilan dan tokoh – tokoh masyarakat.

Print Friendly, PDF & Email