Lentik Dance, Sebuah Kerinduan Sosok Perempuan

oleh
Penampilan Lentik Dance pada Pasar Seni Kreatif Dispar Riau 2018
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Masyarakat Riau dihibur oleh sajian dengan penampilan utama Lentik Dance dan pendamping HPSBP Herlela Ningsih serta Brohter Band pada malam panggung seni kratif Bidang Ekonomi Kratif Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau.

Penampilan tersebut berlangsung, Sabtu (5/5/2018) dihalaman MTQ Badar Seni Raja Ali Haji, dengan judul tari INAQ koreo Syafmanefi Alamanda.

Rehabilitasi narkoba

Karya ini tentang sebuah kerinduan terhadap sosok perempuan yakni sang ibu atau orang tua. Dimanapun dan bagaimanapun serta sejauh terbang pasti akan mencari ibu.

“Perempuan ibu, perempuan Ibu, selalu merindu”. Penggalan sinopsis dalam bentuk tarian yang dimainkan Rahmat Sukri, Iqbal, Dio, Ester dan penata artistik musik Ceper serta Hengky dar Sanggar Tari Lentik Dance.

“Sebenar dalam penampilan tersebut, banyak yang ingin disampaikan. Namun, intinya bagaimana menghargai dan menyayangi orang tua, sebab mereka adalah makhluk yang istimewa”,kata Alamanda.

Melalui penampilan, secara pribadi merasa senang adanya ruang lingkup untuk para seniman.

PSK sendiri sudah menunjukkan sebuah tontonan yang berbaur kepada edukasi, tapi kalau bisa lebih ditingkatkan menjadi ajang pertunjukkan yang diminati para wisatawan lokal maupun luar.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau H Famizal Usama melalui Kepala Bidang Ekonomi Kratif Dandun Wibawa, kegiatan ini akan terus dikembangkan, terutama sajiannya bertujuan untuk menarik wisatawan.

Usai penampilan berfoto bersama (foto grafer Iswandi)

“Kita akan terus pertahankan kegiatan ini, PSK 2018 menjadi berometer yang digelar setia harinya pada malam minggu, bertempat lapangan Loop kawasan Bandarserai pada pukul 20 Wib “,ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini banyak melibatkan seniman Riau baik itu penampilan musik, teater maupun seni lainnya.

“Kedepannya, selain menjadi kawasan pertunjukkan dan wadah seniman, Dispar Riau juga memberikan ruang bagi pelaku ekononi kratif kuliner Melayu. Mari masyarakat Riau untuk sama-sama menyaksikan PSK tersebut”,pungkas pria tulet bertalenta seniman (***).

Print Friendly, PDF & Email