Meriah Dan Khidmat 1300 Lebih Umat Buddha Penuhi Candi Muara Takus Dalam Puncak Tri Suci Waisak 2018

oleh
Jasa Website murah

Saturealita.com, Kampar – Puncak perayaan tri suci waisak pada tahun 2018 ini dimana kawasan situs candi muara takus yang terletak dikabupaten kampar provinsi riau kembali menjadi pilihan bagi umat Buddha baik yang berasal dari provinsi riau maupun dari tetangga seperti sumatera barat.

“Indahnya Keberagaman Dalam Buddha Dharma”, merupakan tema yang diusung pada tahun ini dimana lebih dari 1.300 umat umat Buddha menunaikan serangkaian kegiatan yang dipimpin oleh para bhikkhu dan bhiksu dari Sangha Agung Sabtu 2/6/2018.
Pada saat acara berlangsung Ketua Panitia Waisak Bersama Umat Buddha provinsi Riau 2562 BE / 2018, Siswaja Muljadi atau yang dapat juga dipanggil dengan panggilan romo Aseng menjelaskan Dharmayatra ke Candi Muara Takus telah rutin dilaksanakan oleh umat Buddha setiap tahun dalam rangka peringatan hari trisuci Waisak.
Dharmayatra artinya berkunjung melakukan suatu kegiatan kegiatan keagaman ditempat suci, jadi candi muara takus ini adalah tempat suci bagi umat Budhha,
tahun ini pesertanya lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, dimana kita mencatat sekitar 1.300 umat hadir dalam gelaran ini hal ini dapat dilihat dari tolak ukur jumlah lilin yang telah dipersiapkan oleh panitia. Bahkan bukan hanya dari Riau , namun juga hadir dari daerah luar Riau. Seperti dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat. ” jelas nya.
Dipilih nya Candi Muara Takus sendiri menurut Siswaja dapat meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata yang ada di Riau, khususnya di Kampar.
Kami ingin mengajak seluruh umat buddha untuk melakukan kegiatan disini, dimana tujuan nya agar dapat lebih mengenalkan dan mempromosikan candi muara takus ini dengan baikdan lebih maksimal, sehingga umat Buddha juga dapat lebih mencintai candi ini.
Anggota Dprd provinsi riau ini juga menyampaikan kepada awak media, agar kedepan sinergi yang baik antara majelis ,umat buddha dengan pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat dapat terjalin lebih kuat lagi.
“Kami berharap ada sinergi antara majelis umat buddha dpemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat sehingga waisak yang ada diprovinsi riau menjadi suatu agenda yang sangat ditunggu oleh banyak pihak khusus nya umat buddha, hal ini dikarenakan agenda yang dijalankan bukan hanya untuk kepentingan umat buddha saja melainkan kegiatan bakti sosial untuk kepentingan masyarakat lain nya, tutur nya.
Ditanya mengenai dukungan pengamanan dari pihak yang berwenang, diri nya mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian dan pihak tni yang telah bekerja keras mengamankan jalan nya kegiatan di candi muara takus.
Ditempat yang sama kapolres kampar AKBP Andri Ananda ketika melakukan sesi wawancara menjelaskan bahwa polri dan tni bekerja sama untuk mensukseskan puncak perayaan tri suci di candi muara takus.
“Kami menyiapkan personil dengan jumlah 90 orang dari polri dan juga 10 orang dari kodim serta dukungan dari masyarakat setempat, hal ini dilakukan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan aman tanpa ada gangguan dari pihak yang tidak diinginkan.
Dengan tinggi nya antusiasme umat Buddha yang hadir dalam acara ini yang mencapai sekitar 1.300 orang, Plt Disbudpar Kampar Heri Susanto memberikan apresiasi Menurutnya, ini dapat meningkatkan kunjungan jumlah wisatawan ke situs bersejarah tersebut.
“Kita sangat apresiasi dengan gelaran ini. Selain memang merupakan gelaran keagamaan, namun ini tentunya bisa meningkat kan minat para wisatawan berkunjung ke Candi Muara Takus ini,” katanya.
Ucapan selamat dan sukses atas berhasil nya penyelengaraan puncak perayaaan tri suci waisak ini juga datang dari Pembinmas Buddha Riau Tarjoko dan Fahmizal, ST., M.Si selaku kepala dinas pariwisata provinsi riau.
Dipenghujung acara seluruh umat Buddha yang hadir, secara bersama-sama melakukan pelepasan lampu lampion ke atas langit sebagai sebuah pengharapan doa yang segera dapat dikabulkan oleh sang Buddha.

 

Print Friendly, PDF & Email