Olahan Bandrek Jos Plus Jamu Sehat Senyum Menawan

oleh
Senyum menawan khas Sarino alias mas Tompel pengelola Bandrek Jos dan Jamu Bukit Barisan Pekanbaru
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Sama-sama diketahui jamu telah digunakan masyarakat Indonesia sejak ratusan tahun lalu sebagai obat tradisional.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RKD) penguna atau penikmat jamu setiap tahun bertambah hingga saat ini.

Rehabilitasi narkoba

“Dari catatan perlima tahun sekali mulai 2013 saja sebanyak 30,4 persen rumah tangga memanfaatkan pelayanan tradisional dan 49 persen diantaranya menggunakan ramuan jamu. Sebab mengkonsumsi jamu dipercaya dapat menjaga kesehatan dan kebugaran.

Jamu pun menjadi bahan usaha menarik bagi lelaki muda bernama Sarino alis mas Tompel Putra Jawa Kelahiran Sumatra (Pujakusuma) Pekanbaru.

Sekitar beberapa tahun lalu, Mas Tompel telah mengembangkan usaha berdagang minuman kesehatan dengan julukan bandrek jos plus jamu sehat.

Usaha dagangan yang ia kembangkan bukan sekedar minuman bandrek jos saja terdiri dari rempah-rempah seperti terbuat dari jahe semata, namun dikombinasikan dengan produk segala jenis merek jamu ternama yang ada di Indonesia.

Bukan sampai disitu saja, cara pengelolaan ataupun pembuatan bandrek jos saja, dibarengi dengan senyum menawan untuk para konsumen.

Menurut Mas Tompel, senyuman menawan memang sudah menjadi ciri khas sejak kecil hingga dewasa. karena senyuman yang ramah bisa dijadikan modal untuk pergaulan.

“Dari dulu saya memang suka senyum kepada siapa saja, barangkali senyum menawan sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari”, Katanya Sabtu (7/7/2018) malam.

Senyum menawan itu hanya sebagian kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari dan kebetulan terbawa kebiasaan saat berdagang bandrek jos.

Pada kesempatan ini, Ia menceritakan awal merintis usahanya memang tidak mudah begitu saja. Bermodal pas-pasan dan pergaulan dengan mengucapkan bismillah dibuka udaha bandrek jos mengunakan grobak sorong yang mangkal tak jauh dari tempat permanen sekarang.

Pada waktu itu memang disadari bandrek jos saat musim hujan boleh dikatakan cukup laris, namun pada persamaan itu juga tempat dagangan basah semua.

“Pada akhirnya, saya memutuskan untuk mencari tempat permanen seperti saat ini dengan tujuan agar pelanggan bisa nyaman”,terangnya.

Pengakuan salah seorang pelanggan bernama Ilham (28) berprofesi pelukis, mengaku sering mengkomsumsi bandrek jos olahan mas tompel.

“Memang sih beda dari bandrek lainnya, awalnya saya hanya mencoba saja, karena sering minum didua tempat yakni harapan raya dan pasar pusat. Eh malah disini lebih jos, maka diyakini tidak akan berubah arah ketempat lainnya”, pungkasnya (***).

Print Friendly, PDF & Email