Puisi Muhammad Rizki Pukau Dewan Juri, Peseta dan Penonton

oleh
Puisi Muhammad Rizki saat pukau dewan juri, peseta dan penonton
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Bujang Dara Dinas Pariwisata (Dispar) Riau 2018 telah memasuki minat bakat seleksi II setelah adminitrasi.

Penampilan minat bakat yang diikuti 50 peserta terdiri dari bujang dan dara masing-masing daerah serta seleksi umum, menampilkan bermacam keahlian.

Rehabilitasi narkoba

Salah satu penampilan yang sangat menarik datang dari peserta dengan nomor 25 atas nama Muhammad Rizki
(22 ) tahun asal dari Kota Dumai lewat jalur audisi umum.

Penampilan Rizki begitu sapaan akrabnya, menampilkan sebuah puisi dengan judul “Kesaksian Di Ujung Tahun Baru”.

Ia menjelaskan puisi ini menceritakan tentang sahabat kecil yang perna dikenalnya terkena bencana alam tsunami Aceh Nagro Darusalam tahun 2004 silam.

Dengan rasa sedih, ia juga sempat menangis membawakan puisi tersebut, karena ini bukan karya hayalan tapi sebuah kisah nyata.

“Sekarang sahabat saya itu tidak tau kesaksian kabarnya hingga saat ini apakan selamat atau sudah meninggal dunia”,katanya Jumat (20/7/2018) usai penampilan sembari menyebutkan sahabat bernama Aditya beserta adiknya Riska.

Terkait puisi yang ditampilkan sempat memukau para dewan juri peserta dan penonton lainnya. Namun ia menerangkan bahwa sebenarnya puisi itu gampang-gampang sulit, karena harus mengartikan bait demi bait dan menyesuaikan masuk ke dalam kalimat-kalimat.

Kemudian tujuan mengikuti Bujang dan Dara Dispar Riau 2018
sebagai generasi muda merasa terpanggil untuk ikut andil dalam memajukan pariwisata.

“Barangkali, diaudensi ini saya memberikan kontribusi memajukan pariwisata khusunya Provinsi Riau. Akan tetapi pada 6 tahun lalu tepatnya 2012 pernah mengikuti diajang yang sama mewakili Kota Dumai. Tapi pada saat itu tidak lolos dikarenakan banyak faktor, maka tahun 2018 merupakan terakhir untuk mengikutinya, sebab terkenak usia”,pungkasnya (***).

Print Friendly, PDF & Email