Sabu Bernilai Miliaran Diamankan

oleh
Ekspos penangkapan kurir sabu oleh Polda Riau, Selasa (14/8/2018)
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru– Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka diduga sebagai kurir narkoba jenis Sabu di Jalan Lintas Duri – Dumai Kabupaten Bengkalis, Ahad (12/8/2018) kemarin

Tiga tersangka ini terpaksa diamankan petugas berkat informasi yang diperoleh dari masyarakat. Ke tiga tersangka ini berinisial JO (34), SY (40) dan UM (46).

Rehabilitasi narkoba

“Untuk ke tiga tersangka ini pengendalinya berbeda. Dari tangan JO dan SY diamankan barang bukti Sabu seberat 5 kilogram atau senilai Rp5 miliar. Sedangkan dari tersangka UM diamankan barang bukti 2 kilogran sabu dengan nilai Rp2 miliar,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hariono yang didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (14/8/2018) siang.

Diterangkan Hariono, penangkapan tersangka JO dan SY berhasil dilakukan berkat informasi yang diterima petugas Kasubdit II dan Kasubdit III dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba jenis sabu yang akan melewati jalur darat menuju Pekanbaru.

“Diduga asal barang ini dari negara tetangga (Malaysia-red). Setelah melakukan penyelidikan, kemudian tim langsung melakukan penghadangan sebuah mobil Suzuki Ertiga BM 1280 VZ. Saat digeledah, diamankan barang bukti 5 kilogram Sabu,” sambungnya.

Sementara itu, untuk penangkapan tersangka UM Hariono mengatakan berkat informasi yang diterima Kasubdit III Dit Resnarkoba Polda Riau bahwa di Simpang Bangko Jalan Raya Lintas Duri – Dumai Kabupaten Bengkalis akan ada sebuah kendaraan Toyota Hilux yang membawa narkoba jenis sabu menuju Pekanbaru.

“Berkat informasi itu kemudian tim langsung turun untuk melakukan observasi. Setelah melihat kendaraan yang dicurigai, tim langsung melakukan penghadangan. Saat digeledah, ditemukan barang bukti 2 kilogram Sabu,” bebernya.

Kini terhadap ke tiga tersangka sudah diamankan di kantor Dit Resnarkoba Polda Riau untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

Untuk tersangka JO dan SY dan UM terjerat Pasal 114 Jo 112 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman maksimal hukuman mati, minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. (***)

Print Friendly, PDF & Email