Penampilan KMJ Diawali Lagu Wajib Indonesia Raya

oleh
Foto Siswandi
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Tepat pukul 20.30 wib, penampilan Kelompok Musik Jalanan (KMJ) bergema dihalaman Pasar Seni Taman Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, Sabtu (18/8/2018) malam.

Awal penampilan disuguhkan lagu wajib Indonesia Raya, sesuai dengan tema, sempena Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-73.

Rehabilitasi narkoba

Kemudian lagu kedua, KMJ melantunkan nyian jiwa dengan judul Bento yang pernah dipopulerkan artis papan atas Iwan Plas.

Lantunan lagu kedua, membuat suasana semangkin hangat serta tepuk tangan gemuruh oleh penonton.

Saat berbincang-bincang dengan ketua KMJ, Al Gaek menuturkan, bahwa penampilan ini bukan kali pertama yang dimintak oleh Disbud Riau.

“Group kami acap tampil diundang oleh Disbud Riau saat ivent maupun pergelaran tertentu seperti saat ini”,katanya usai penampilan.

Terkait penampilan, sebanyak 5 orang terdiri dari Al Gaek, Kadir, Fajo dan Fauzan dan dibantu beberapa teman lainnya yang masih tergabung anggota KMJ tersebut.

Lebih luas, KMJ ini sudah terbentuk menjadi suatu organisasi, pada tahun 80-an yang mana keanggotaannya dari para pengamen kota Pekanbaru.

“Bahkan, organisasi KMJ sudah melalang buana, hingga diluar sumatra yakni pulau jawa sekitarnya. Sampai-sampai group ini diakui sebagai sang jawara, karena setiap ivent selalu juara”,jelasnya.

Dasar pembentukkan group ini, tak lain tak bukan hanya bertujuan untuk mengumpulkan para pengamen jalanan, agar terorganisir keberadaannya.

Selain tampil diberbagai ivent, anggota KMJ sendiri sering berdikusi di Dewan Kesenian Riau (DKR) Provinsi Riau.

Kesan dan pesan khususnya Pasar Seni Taman Budaya Disbud Riau, kegiatan ini mempunyai unsur positif, untuk penyaluran bakat serta keahlian para pemusik jalanan.

“Saya berharap, progam semacam ini hendaknya terus dipertahankan, sesuai dengan kafasitas dan kemampuan pihak penyelengara”, harap Gaek asli kelahiran kota Pekanbaru.

Ditempat yang sama, Aziz Fikri selaku pihak penyelengara, setelah penampilan ini, kembali lagi tampil kesenian dari kabupaten Siak Sri Indrapura.

“Sekali lagi, saya menghimbau kepada semua lapisan masyarakat Pekanbaru, mari sama-sama ramaikan Pasar Seni Taman Budaya Dibud Riau, pada tanggal 25 Agustus 2018 mendatang”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email