Yose, Pertahankan Khasana Budaya Tari Tradisional Sampai Keanak Cucu

oleh
Kadisbud Riau Yose Rizal foto bersama usai pembukaan
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Kegiatan Pasar Seni Taman Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, mempunyai muatan nilai seni melayu yang patut dipertahankan.

Pertumbuhan zaman yang serba teknologi dan cangih, sebenarnya tidak mempegaruhi nilai seni budaya tradisional.

Rehabilitasi narkoba

“Maka dari itu, melalui kegiatan Pasar Seni ini, patut dipertahankan hingga keanak cucu sebagai penerus”, kata Yose Rizal Zen Kepala Disbud Riau, Sabtu (25/8/2018) malam.

Pemberian cindra mata oleh Disdikbud kabupaten Siak kepada Disbud Riau

Yose menambahkan, untuk melestarikannya bisa dilakukan melalui secara umum maupun pendidikan internal disekolah-sekolah.

Hal ini kalau bisa diinplementasikan, mudah-mudahan nilai seni kebudayaan akan tetap terjaga dengan baik sepanjang masa.

“Saya berharap, keinginan ini dapat sama-sama menjadi perhatian dan dapat dilakukan serta dipratekkan sebagaimana dimaksud”, jelasnya.

Ditempat yang sama, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK) Pasar Seni Taman Budaya Disbud Riau Aziz Fikri, penampilan kali ini dari Kabupaten Siak 8 penyaji baik seni tari, syair, musik dan lagu melayu.

PPTK Pasar Seni Disbud Riau 2018 Aziz Fikri

Sementara itu, selain penyajian seni tari, syair, musik dan lagu, juga menampilkan flim dokumenter perjuangan bangsa Indonesia.

Adapun 8 penyaji meliputi, syair, tari zapin kreasi tempurung, 2 tari zapin tradisional, 2 lagu melayu berjudul joget siak sekampung, ya maulai, pantomi dan musik kolaborasi.

Salah satu penampilan tari zapin

Selanjutnya, kegiatan ini dihadiri Kapala Disbud Riau Yose Rizal Zen, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak H Syamsir dan Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Disbud Riau.

“Kita menginginkan, setelah penampilan ini, hendaknya dapat diperdayakan, agar dapat tidak hilang ditelan zaman”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email