Profesor Suwardi MS : Kearifan Lokal, Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Dalam Kajian Sejarah Indonesia

oleh
Dua jilid buku Memperkasakan Budaya Melayu Kearifan Lokal, Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Dalam Kajian Sejarah Indonesia karya Profesor Suwardi MS
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Belum lama ini, Profesor Suwardi MS meluncurkan sebuah buku berjudul tentang Memperkasakan Budaya Melayu, Kearifan lokal, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kajian sejarah Indonesia.

Peluncuran buku dua jilid ini juga berbarengan dengan wisuda Alumnus Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau dengan relevansinya dikaitkan pariwisata menjadi budaya melayu ilmu unggulan, guna dijadikan budaya melayu distinasi wisata membuka mata dunia.

Rehabilitasi narkoba

Sebagaimana visi Riau 2020 mewujudkan pusat ekonomi dan budaya melayu di Asia Tenggara.

Makna buku memperkasakan budaya melayu sebagai kearifan lokal, digali menurut keagungan sejarah yang melahirkan ilmu pengetahuan teknologi secara komprehensif.

Sedangkan isinya mencakup kajian yang sangat luas mulai sejarah budaya melayu dari pra sejarah sampai masa mutakhir sekarang ini.

Selanjutnya kajian iptek melayu diangkat sebagai science dan technology multidisiplin budaya melayu yang meliputi pengobatan, bisnis, hukum, arsitektur, linguistik, filosofi, sosiologi, antropologi, seni.

“Maka dari itu, masyarakatnya harus mengambil dan memanfaatkan ilmu dari budaya melayu tidak dari budaya barat. Sebab budaya melayu bersumber dari Islam sejak penduduk dunia penganutnya”, katanya, Senin (10/9/2019) sore melalui WhasApp.

Kemudian, budaya melayu dapat memperkasakan science sebagai unsur budaya.

Selain peluncuran buku ini, Prof Suwardi akan berupaya untuk pengusulan pahlawan nasional atas nama Muhamad Marzuki asal Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Pengusulan pahlawan dari Pemerintahan daerah (Pemda) Kabupaten Kampar dan Riau, “kami Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) bersama Dewan Gelar Daerah(DGD) Riau, In Sya Allah akan difinalisasi oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GD) dalam beberapa hari kedepan”, pungkasnya sembari mengatakan mari sama-sama berdo’a semoga pengusulan nantinya diridoi Allah yang Mahakuasa. Aamiin. (***)

Print Friendly, PDF & Email