Riyono : Kepri Sebagai Pintu Gerbang Pengembangan pendidikan dan Indrustri Menuju Dunia Pariwisata

oleh
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Kembali diakhir kegiatan tahun 2018, Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Lancang Kuning Nusantara (LSP-PLKN) Provinsi Riau, mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan uji kompetensi bagi dunia pendidikan dan industri.

Kegiatan diakhir tahun ini bertempat di Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang mana sertifikasi pendidikan telah berlangsung pada tanggal 22-25 Oktober 2018.

Rehabilitasi narkoba

Sementara itu, untuk Industri sendiri, akan berlangsung pada tanggal 30-31 Oktober 2018 mendatang.

Menurut Direktur LSP-PLKN Riau Drs Riyono Gede Trisoko MM, pada kegiatan akhir tahun yang diberikan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2018, dengan penambahan kuota sebanyak 470 orang.

Riyono menambahkan, pembukaan kegiatan dihadiri oleh Muhamad Dali Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Kepri, Syafaruddin Kepala Bidang Adat dan Tradisional Disnas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Madya Tanjung Pinang
Direktur Sahid Bintan Tourism Indonesia Endang Winduri
Monev, Kemenpar RI Wahyu Hidayat dan Lili Redjeki
Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi UKM.

“Kita sama-sama mengetahui, bahwa perkembangan pariwisata sangat tergantung kepada kemapuan Sumber Daya Manusia (SDM) Itu sendiri, dalam mengemas market melalui uji kompetensi, sehingga bisa memberikan motifasi sebagai indetitas sebuah karya”,katanya, Rabu (24/10/2018) siang.

Ramah tamah jamuan makan malam

Kemudian, setalah pembukaan, dilanjutkan temu ramah jamuan makan malam bersama para Asesor, pemilik hotel non bintang dan restoran setanjung pinang, bahwa keputusan brefing menghimbau setiap kegiatan asismen dapat memberikan umpan balik dan daya tarik kepada perkembangan dunia pariwisata.

Foto bersama dengan Kadis Pendidikan Kepri dan para asesor

Pada kesempatan itu pula, dalam sambutan Kadis Pendidikan Kepulauan Riau Muhamad Dali, mengatakan ribuan ucapan terimakasih kepada Kemenpar RI, melalui LSP-PLKN Riau yang telah mengucurkan dana untuk kemajuan kualitas pendidikan dan indrustri di Kepri sebagai pintu gerbang.

“Saya mengharapkan kepada siswa maupun pelaku industri, agar dapat memfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, dengan sebuah catatan keberuntungan yang memberikan manfaat”,imbaunya.

Terkait pendataan uji kompetensi yang dilakukan mengunakan sistim umum yang dikuti 5 Sekolah Menegah Kejuruan (SMK).

Kegiatan uji kompetensi khusus di Kepri sendiri sudah dua kali dilakukan, pertama sebanyak 600 orang. Jadi total keseluruhan yang sudah tersertifikasi mencapai 1.200 pelaku pendidikan maupun industri . (***)

Print Friendly, PDF & Email