Budi Yanto: Bidang Usaha Menjanjikan Pengembagan Dunia Olahraga

oleh
Ketua NPC bersama Kemenpora RI berfoto bersama di Gor NPC Riau, Jumat (2/11/2018) pagi
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI) Bidang Bimbingan dan Pengembangan Karir, Jumat (2/11/2018) pagi, kunjungi kantor National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Riau.

Kunjungan tersebut, langaung dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan dan Pengembangan Karir Kemenpora RI Budi Yanto bersama rekannya.

Rehabilitasi narkoba
Ketua NPC Riau Jaya Kusuma saat berbincang-bincang dengan Kemenpora RI tentang peningkatan prestasi kedepan

Sementara itu, kunjungan langsung disambut Ketua NPC Riau Jaya Kusuma, Bendahara Budia Misri, Sekretaris Abdurahman, Wakil Ketua I Ishar, Almaizar Biro umum dan Yulizar Bidang Pertandingan dan Klasifikasi.

Menurut Budi, kunjugan ini sebatas progam sulaturahmi dalam peningkatan prestasi para paralimpian, khususnya di NPC Riau.

“Kami coba untuk belajar dan mempelajari sejauh mana perkembangan prestasi yang sudah dilakukan oleh NPC Riau itu sendiri”,ucapnya.

Budi menambahkan, dalam catatan pemerintah, setiap iven Paralimpik baik nasional maupun internasional, sudah distarakan dengan olahraga normal.

Kestraan ini berfungsi untuk meningkatkan prestasi dan menjadikan olahraga menjadi kesatuan yang sama, tanpa ada perbedaan.

“Inilah progam yang sedang dikembangkan oleh pemerintah, dimana nantinya mampu sama-sama mengasilkan prestasi yang membanggakan”,tuturnya.

Tentang prestasi yang baru terlaksana yakni Asian Para Games, diketahui NPC Indonesia menempati posisi peringkat ke-5. Artinya semangat dan prestasi yang dilakukan sudah terbaik menduduki 10 besar dari negara lain.

“Untuk kedepannya, kami sebagai penyambung dari pemerintah akan, lebih intens lagi dalam memperhatikan peningkatan prestasi dengan segala upaya, terutama fasilitas yang memadai”,bebernya.

Terkait perhatian yang sudah terlaksana bagi NPC pusat dan Provinsi diseluruh Indonesia, namun ada yang masih tersisah dengan perhatian terhadap NPC yang ada dikabupaten/kota.

Untuk mengatasi semua ini, Budi menyarankan sebuah progam pengembangan bidang usaha yang mampu memberikan masukkan untuk organisasi tersebut.

“Hemat saya, selain mendapat bantuan dari pemerintah, barangkali solusi pengembangan usaha setiap organisasi lebih menjanjikan, ketimbang mencari sponsor atau bapak angkat. Mudah-mudah progam ini bisa menjambangi pergerakan dunia olahraga ditanah air ini”,pungkasnya (***)

Print Friendly, PDF & Email