SY : Dilapor Tidak Lapor Pelanggan PLN Tetap Dirugikan

oleh
Foto ist
Jasa Website murah

Saturealita.com Pekanbaru-Salah satu pelanggan meteren mencurigai adanya pembayaran tagihan tidak normal.

Pelanggan tersebut berinisial SY (40) warga Perumahan Alifa Jalan Arengka Pekanbaru, secara otomatis melapor kejanggalan ini kerayon PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Panam Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Rehabilitasi narkoba

“Laporan saya tersebut, pihak atau petugas PLN, menanggapi, dengan meminta seketsa denah rumah serta nomor hemphon yang bisa dihubungi”, kata SY, Jumat (9/11/2018) pagi.

Kemudian sejak laporan tersebut, namun pihak PLN tidak pernah muncul kelokasi skesa denah rumah yang dimaksud, hingga akhirnya berjalan terus, sementara pelanggan tetap membayar tagihan perdua bulan sekali, karena masih curiga dengan meteran yang tidak normal tersebut.

Pada suatu ketika, SY sempat mengatakan kepada salah satu petugas pencatat meteran, bahwa meteran listrik bermasalah, tapi dengan lempangnya petugas itu mengatakan tidak ada masalah.

“Meteran bapak ini tidak ada masalah”, ujarnya menirukan ucapan perugas pencatat meteran listrik tersebut.

Diwaktu yang berbeda, hingga akhirnya salah satu petugas pencatat meteren mencurigai adanya ketidak normal jalan meteran, tanpa pemberitauan kepada SY, langsung menghubungi pihak Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik ( P2TL)

“Aneh, keesokan harinya P2TL tiba dirumah saya dan langsung memeriksa meteran tersebut, serta mengatakan meteran rusak, lalu mengarahkan kekantor Cabang PLN Panam dan memberikan surat Pada pembayaran pelunasan bermatrei 6000”,ungkapnya.

Sedikit tidak menerima, SY langsung melapor kembali ke pihal PLN Rayon Panam, bersama selembar kertas laporan terdahulu dan pengecekan ulang dilakukan pihak PLN.

“Alangkah terkejutnya saya setelah usai dicek, malah diharuskan membayar tagihan 6 bulan dengan perincian total sebesar satu juta lebih, sementara saat pembayaran kemarin hanya berlaku bayar beban saja. Pada hal dari awal sudah ada laporan permasalah meteran ini, namun sangat disayangkan, pihak PLN datang setelah 7 bulan baru mengkalim meteran rusak. Ironisnya, mengapa harus membayar kembali tagihan listrik selama dari awal meteran tidak normal.” pungkas SY kesal. (***)

Print Friendly, PDF & Email