Resmi Ditutup, Silat Kumanggo Juara Umum

oleh
Kadispora Kota Pekanbaru Zulfahmi foto bersama dengan sang juara dan para wasit serta pelatih masing-masing perguruan

Saturealita.com Pekanbaru-Open Tournamen dan Festival Pencak Silat Piala Kadispora Kota Pekanbaru 2018 menempuh perjalanan cukup panjang.

Pasalnya, partai yang ikut bertanding terdiri dari puluhan perguruan, mulai pertandingan hingga berakhir memakan waktu sampai tengah malam.

Strawberries

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, walahpun memakan waktu yang cukup lama, namaun perjalanan berjalan lancar dan aman.

“Kita sangat bersukur sekali, rentetan acara berjalan lancar dan aman, tanpa kendala satupun”,katanya, Senin (12/11/2018) dini hari di Gedung Olahraga Sepaktakraw Purna MTQ Pekanbaru.

Disamping itu, Zulfahmi menjelaskan, dari pengamatan kasat mata, jelas sendi pertandingan banyak sekali terdapat atlet yang berpotensi, untuk iven maupun kejuaraan ketingkat selanjutnya.

Dari pengamatan ini juga, jelas untuk pembinaan akan ditingkatkan lagi dalam subtural yang lebih baik lagi.

“Memang ini murni, selain open tournamen yang kita lakukan, juga kedepannya akan ada penjaring atlet yang berpotensi untuk dibina secara intens”,terang mantan Kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja Kota Pekanbaru ini.

Secara khusus, salah satu atlet usia dini bernama Dimas dari perguruan pencak silat Lintau IX Koto, mampu menampilkan kelas tanding yang cukup baik, walaupun hanya mendapat perunggu di final.

Dari pengamatan secara pribadi, sosok pesilat usia dini seperti Dimas, merupakan aset yang mesti dijaga secara baik dan benar.

“Kita berharap, hal serupa ini terus berkesenambungan dan dengan rahmat dan ridho illahi, open tournamen dan fistival pencak silat piala Kadispora kota Pekanbaru secara resmi ditutup. Untuk Perguruan Silat Kemanggo sebagai juara umum, tentunya taniah dan terus kembangkan prestasi ini menjadi tolak ukur dan evaluasi kedepannya”,pungkasnya (***).

Print Friendly, PDF & Email
Strawberries