Tengku Azmun Jaafar Diganjar 1,5 Tahun

oleh
Mantan Bupati Pelalawan T Azmun saat dalam persidangan (f istimewa)
Jasa Website murah

Saturealita.com Pelalawan– Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun) penjara terhadap mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar, SH. Keputusan Kasasi ini terkait kasus korupsi pengadaan lahan Bhakti Praja Kabupaten Pelalawan. Kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
‘’MA menjatuhkan vonis 1,5 tahun kepada terdakwa Tengku Azmun Jaafar atas permohonan Kasasi yang kita ajukan,’’ ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan Tetty Syam SH MH melalui Kasi Pidsus Effendy Zarkasy SH MH, kepada wartawan, Kamis (29/11/2018) di ruang kerjanya.

Tak hanya pidana penjara, MA juga memutuskan Tengku Azmun Jaafar wajib membayar denda Rp50 juta atau diganti (subsider) dua bulan kurungan.
“Putusan MA memutuskan juga Tengku Azmun Jaafar wajib membayar denda Rp50 juta atau diganti (subsider) dua bulan kurungan,” ujarnya.

Rehabilitasi narkoba

“Kita akan segera melakukan eksekusi terhadap Tengku Azmun atas putusan MA itu. Tapi, masih menunggu hasil revisi penahanan yang telah diajukan oleh pihak Pengadilan ke Mahkamah Agung. Kita sudah mencari keberadaan terdakwa Tengku Azmun,’’ ungkap Zarkasy.

Sebagaimana diketahui, perkara pengadaan lahan Bakti Pada, mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jaafar SH sebelumnya divonis bebas di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, tanggal 8 Juni 2016 silam. Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Tengku Azmun Jaafar empat tahun enam bulan penjara. Lantaran divonis bebas, Jaksa mengajukan Kasasi ke MA.

Lebih dua tahun menunggu, akhirnya amar putusan keluar dari MA. Mantan Bupati Pelalawan itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman pidana 1,5 tahun penjara dan denda Rp50 juta.(Bermadah.co.id/***)

Print Friendly, PDF & Email