Pesan Ketua NPC Riau, Patut Menjadi Contoh Bagi NPC kabupaten/kota lainnya

oleh -1,878 views
ketua NPC Riau Jaya Kusuma foto bersama dengan pengurus NPC Kampar dan para atlet

KAMPAR Saturealita.com-Sukuran atlet National Paralympic Committiee (NPC) Indonesia Kabupaten Kampar sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H, Ahad siang (21/4/2019), berjalan lancar dan hikmat.

Acara bertempat di wisata Desa Limau Manis Kabupaten Kampar, dihadiri Ketua NPC Indonesia Riau, Jaya Kusuma, Kepala Desa Limau Manis Abdul Gafar, tokoh masyarakat dan beberapa orang tua atlet difabel.

Menurut Ketua NPC Riau Jaya Kusuma, giatan seperti ini merupaka langka positif untuk membangun senergiritas yang patut menjadi contoh bagi NPC kabupaten/kota lainnya.

“Saya sangat mendukung progam yang dilakukan Ketua NPC Kampar, hendaknya ini menjadi langkah terbaik untuk dicontoh kepada NPC kabupaten/kota lainnya, terlebih khusus NPC Riau juga tertarik akan melakukan hal yang sama”, katanya usai makan bejambo sebagai khas adat Kampar saat kedatangan tamu dari luar.

Kemudian Jaya juga mengungkapkan, bahwa untuk tahun ini, para atlet tidak mendapatkan dana pembinaan, karena anggaran yang diajukan sebesar 7 miliar, hanya 1 miliar.

Namun, bukan sampai disitu saja, jika usaha ditahun berikutnya dapat terealisasi sesuai dengan kebutuhan, “kita tidak akan memperlambat atau mendepositokan anggaran tersebut”,tegasnya.

Ditempat sama, Ketua NPC Kampar Zulkifli, bahwa kegiatan ini merupakan nazarnya untuk para atlet yang berhasil mengharumkan Indonesia maupun daerah dalam kanca Nasional.

“Alhamdulillah, doa terkabulkan dan pada hari ini kita adakan sukuran dan sekaligus menyambut datangnya bulan suci ramdhan 1440 H”, jelasnya.

Dari rangkaian kegiatan selai silaturahmi dan memotifasi para atlet, juga berbagi kebahagian kepada anak yatim dan piatu, sebagai wujud doa bersama untuk para atlet meraih prestasi.

“Mudah-mudahan, niat yang tulus ini mendapat ridho dari Allah SWT dan lebih banyak lagi melahirkan atlet berprestasi, baik nasional maupun internasional yang saat ini ada beberapa atlet kita sedang mengikuti kejuaraan di Amsterdam Belanda atas nama Zaki asli anak Desa Limau Manis”,paparnya.

Terkait data orang panyandang difabel yang ada di Desa Limau Manis Kabupaten Kampar, tercatat sebanyak 105 orang terdiri dari usia dini, remaja dan orang tua.

Dari data 105 orang ini, baru terakomodinir sebanyak 35 orang termasuk lima atlet yang saat ini sudah menorehkan segudang prestasi tingkat nasional.

Selanjutnya, mengenain satunan yang pertama kali diberikan anak yatim dan piatu sebanyak 36 orang.

“Saya berharap, semua ini tidak terlepas dukungan dari NPC Riau yang selalu memotifasi, agar terus dilakukan peningkatan cabang olahraga (cabor) selain renang sebagai lumbung atlet difabel”, tutupnya. (***)