DPD Putri Riau Sosialisasi Pergub Pariwisata Halal Bersama Pengelola Taman Rekreasi

oleh
ketua DPD Putri Riau saat menyampaikan tentang Pergub No 18 tahun 2019 tentang Pariwisata Halal
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Riau menggelar sosialisasi peraturan gubernur No 18 tahun 2019 tentang pariwisata halal, Rabu sore (24/4/2019) bertempat di Taman Hiburan Alam Mayang Pekanbaru

Demikian Ketua DPD Putri Riau Drs Riyono Gede MM menyebutkan, kegiatan yang merupakan intruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Putri, mengundang para pemilik destinasi wisata yang ada dikota Pekanbaru.

Rehabilitasi narkoba

“Sekitar 19 pemilik dan pengelola destinasi wisata yang kami undang, meliput Taman Okura, Bukit Naang, Danau Buatan, Rindu Sepadan, Agrowisata Tenayan Raya, Kasang Kulim, Ulu Kasok, Teluk Jering dan lain sebagainya,” jelas Riyono.

Terkait peraturan diikat dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomo 18 tentang Pariwisata Halal. pada dasarnya Pergub ini adalah sebuah kemajuan dari pengembangan usaha kepariwisataan yang merupakan suatu cara yang diambil oleh Gubernur untuk membranding wisata Riau. Terlebih Riau mendapatkan juara 3 wisata halal tingkat nasional.

“Oleh karena itu DPD PUTRI menggelar acara sosialisasi kepada anggota sebagai upaya penyamaan persepsi agar tidak memberikan kesempatan timbulnya persepsi yang berbeda selaku pengelola destinasi tentang pengertian wisata halal ini,” paparnya.

Pada kesempatan ini pihaknya juga menyampaikan konsep-konsep wisata halal yang disosialisasikan oleh Kementerian Pariwisata.

“Jadi konsep halal yang disampaikan oleh DPD PUTRI adalah kemudahan bagi umat muslim untuk melaksanakan ibadahnya di tempat wisata. Yang berupa ketersediaan fasilitas ibadah. Jadi di setiap tempat wisata harus menciptakan suasan dimana umat muslim bisa melaksanakan kewajibannya yaitu solat. Seperti harus ada petunjuk kiblat, ada mushola, tempat wudhu dibedakan antara laki-laki dan perempuan, ada imbauan ketika waktu masuk solat dan lain sebagainya,” jelasnya.

Disampaikan pria yang akrab disapa Yono ini, hampir seluruh anggota PUTRI Riau sudah melaksanakan konsep-konsep halal. Namun sebagai organisasi dirasa wajib melakukan sosialisasi ini.

“Alhamdulillah seluruh anggota PUTRI mendukung kegiatan ini. Bahkan tadi utusan Teluk Jering menyampaikan bagaimana kita harus membangun destinasi wisata itu yang mengandung sebuah keberkahan. Untuk itulah konsep halal ini sangat cocok untuk diterapkan,” ucapnya.

“Kita ajak seluruh pemilik destinasi wisata di Riau untuk bersama-sama memikirkan keberkahan dan keselamatan dalam berbisnis. Caranya yaitu dengan melaksanakan konsep-konsep wisata halal,” pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email