Ramadhan Akan pergi, Jangan Biarkan Amal Saleh Pergi Juga

oleh
oleh Ustad H Aziz Fikri
Jasa Website murah

Mutiara Hikmah

Berimanlah Kepada Allah SWT dan Beristiqomahlah Qul Amantu Billahi Tsumastaqim ( Sabda Rasulullah SAW)

Rehabilitasi narkoba

Ramadhan akan pergi, jangan biarkan amal saleh pergi juga

Sifat Istiqamah itu penting, sebab Allah swt telah memberikan penegasannya:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita. (QS. Al Ahqaf 13)

Istiqamah dalam ayat tersebut dimaksudkan agar seseorang tetap konsisten dalam beriman kepada Allah SWT serta *konsisten dalam beramal shaleh.

Ramadhan dengan sederetan amal saleh, baik badah fardiyah yang lebih terfokus pada aspek pembinaan kepribadian (shalat, puasa, tilawah Quran, i’tikaf, dan lain lain) ataupun ibadah ijtimaiyah yang lebih mengedepankan nilai sosial atau kepedulian terhadap sesama (zakat, infaq, shadaqah, dermawan, memberi ta’jil) adalah merupakan sarana-sarana mewujudkan ketaqwaan yang hakiki dalam bulan yang mulia ini.

Tetapi, akan sangat disayangkan apabila nilai-nilai positif ini berakhir bersamaan dengan berakhirnya musim ketaatan ini.

Padahal amalan yang paling dicintai Allah SWT adalah yang berkesinambungan (riwayat Al-Bukhari).

Prinsip Tawazun (seimbang) juga perlu dimaksimalkan. Bersikap sederhanalah, bersikap seimbanglah pasti kalian akan maksimal.” (HR Bukhari.)

Print Friendly, PDF & Email