Dunia Hay Day Wisata dan Edukasi Keluarga Anda

oleh
Asia Drama Pekanbaru
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.com- Asia Fram Pekanbaru berdiri sejak 21 April 2019, merupakan salah satu tempat wisata keluarga bertegline “Dunia Hay Day Wisata dan Edukasi” yang berada dipinggiran kota Kecamatan Tenayaan Pekanbaru.

Hadirnya tempat wisata bekonsep permainan pertanian dan pendidikan, dirancang sebaik mungkin oleh seorang pengusaha bernama Hendri.

Rehabilitasi narkoba
Suasana Eropa Kincir Angin

Menurut Manager Asia Fram Pekanbaru, Edi Kartono menjelaskan, bahwa objek wisata ini disajikan untuk masyarakat pada umumnya dan baru pertama kali dikota Pekanbaru.

“Tentunya, kehadiran kami mampu memberikan penguatan terhadap tempat-tempat wisata khusunya di Kota Pekanbaru ini”, Katanya, Sabtu kemarin (14/7/2019) sore.

Lantunan musik klasik

Ditambahkan Edi, disamping masyarakat melakukan rekreasi bersama keluarga, bisa melakukan Hay Day, terutama bagi anak-anak pelajar untuk mengenal lebih jauh, bukan sekedar mengetahuinya saja.

Disamping konsep Hay Day dan Edukasi, tempat wisata ini juga disain suasana Eropa, misalnya kincir angin, menjadi salah satu titik objek wista foto yang mampu menarik para pengunjung.

Mushola fasilitas umat Muslim

“Bagi pengunjung, kami melihat dan mengamati, banyak sekali memfaatkan suasana eropa menjadi objek fital untuk berfoto”, terangnya.

Mengenai fasilitas yang sudah tersedia seperti, Musolah tempat beribadahnya kaum muslim, kuliner dan toilet yang kebersihan terjaga dipisahkan antara pria maupun wanita.

Kuliner khas Asia Fram

Terkait untuk tiket masuk, pihak pengelola Asia Fram menjual tiket dengan harga sebesar Rp 25 ribu perorang dan ditambah minuman jenis jus kasturi.

“Penambahan fasilitas yang lain, kami saat sedang mempersiapkan water park, mudah-mudahan dalam kurun waktu dua bulan kedepan akan segera dirilis”,ungkapnya.

Sementara itu, untuk ciri khas budaya tempatan juga tidak terabaikan, diataranya kerjasama dengan seniman Riau dan pengembangan burung seridit sebagai ikon masyarakat melayu Riau.

“Selain fungsi bisnis, kita harapkan meberikan kontribusi pariwisata di Riau meliputi, fungsi sosial, Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) dan pemberdayaan karyawan warga sekitar (Tempatan)”,pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email