Kepala Museum Provinsi Lampung Budi Suprianto memberikan sebuah cindramata Kepada Asisten II Sekdaprov dan Kadisbud Riau

oleh
Kepala Museum Lampung Budi Suprianto saat mengalungkan selendang kepada Asisten II Sekdaprov Riau dan Kadisbud Riau, usai pembukaan Pemeran Se-Sumatera bertema Senjata Tradisional (f Siswandi)
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.com- Bersempena Pameran Museum Se-Sumatera, bertema ” Senjata Tradisional”, Kepala Museum Provinsi Lampung Budi Suprianto memberikan sebuah cindramata dalam bentuk tapik atau tenunan kain selendang bermotif kapal dan bunga mawar.

Pemberian cinderamata ini, langsung dikalungkan kepada Asisten II Sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) Riau bidang Perekonomian dan Pembangunan, Indra SE, Kepala Dinas Kebudayaan Riau Raja Yoserizal Zen dan beberapa perwakilan kepala Museum Se-Sumatera, Kamis (26/9/2019) setalah usai acara pemembukaan.

Rehabilitasi narkoba

Menurut Kepala Museum Lampung Budi, pemberian ini bertujuan untuk memperkenalkan hasil kerajinan Provinsi Lampung yang terbuat dari bahan kain beser dijadikan sebuah selendang.

Selain pengalungan Cinderamata kepada Asisten II Sekdaprov Riau dan Kadisbud Riau, Budi Suprianto juga mengalungkan kepada pejabat Disbud Riau dan perwakilan kepala Museum Se-Sumatera (f Siswandi

“Tentunya saya berharap, perkenalan kerajinan ini, dapat meluas hingga diluar Provinsi Lampung, terutama Riau sebagai tuan rumah perhelatan Pameran Museum Se-Sumatera, bertema ” Senjata Tradisional”, 2019 ini”, katanya diselah kunjungan keruangan pameran tak tetap Museum Sang Nila Utama Disbud Riau.

Terkait Pameran Museum Se-Sumatera, bertema ” Senjata Tradisional”, dirinya menilai, banyak sekali daya tarik dan manfaatnya bagi kehidupan masyarakat pada umumnya. Sebab dengan adanya pameran tersebut, pengetahuan secara umum tentang senjata tradisional dengan nyata dapat dilihat secara langsung.

Kemudian pemeran ini juga berfungsi untuk menarik daya minat para generasi muda untuk mengetahui secara dalam bagaimana sebenarnya senjata tradisional itu sesungguhnya.

“Saya berharap, dengan kekuatan Pameran Museum Se-Sumatera, bertema ” Senjata Tradisional”, dapat mengubah pradikma kehidupan pengetahuan secara alami dan seutuhnya”,pungkas pri berkaca mata putih ini. (***)

Print Friendly, PDF & Email