Raja Yoserizal Zen, Salah Satu Bentuk Peningkatan Pengunjung Museum Sang Nila Utama

oleh
Kepala Dibud Riau Raje Yoserizal Zen
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.com- Museum merupakan wadah untuk pembelajaran atau pengenalan ilmu pengetahuan kepada masyarakat melalui publik.

Untuk peningkatan pengunjung, museum diwajibkan melakukan berbagai kegiatan, baik berupa pameran tetap maupun kontemporer.

Rehabilitasi narkoba

Salah satunya adalah Pameran Bersama Museum Se-Sumatera, Bertema Senjata Tradisional 2019 yang saat ini berlangsung selama satu bulan penuh di Museum Sang Nila Utama Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau.

Menurut Kepala Disbud Riau Raja Yoserizal Zen, bahwa target untuk satu tahun ditetapkan sebanyak 50 ribu pengunjung.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah mencukupi, bahkan melebihi target, apa lagi ditambah, Museum Sang Nila Utama tahun ini ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan besar Pameran Museum Se-Sumatera bertema Senjata Tradisional”, katanya, Jumat, (27/9/2019).

Dikatakan Yoserizal, pada pameran tetap saja, setiap bulannya mencapai 1000 pengunjung. Namun dibulan September ini, sedikit mengalami penurunan, karena wilayah Provinsi Riau dilanda bencana kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Sehingga, tingkat pengunjung baik dari dalam maupun luar, secara otomatis megalami penurunan.

“Mudah-mudahan, dengan perhelatan besar Pameran Museum Se-Sumatera, dapat memenuhi target dibulan ini maupun bulan selanjutnya”, terangnya.

Mengenai pengunjung pada perhelatan besar pameran museum Se-Sumatera bertema Senjata Tradisional yang saat ini sedang berlangsung menunjukan, pada hari pembukaan, tingkat pelajar dari Sekolah Dasar (SD) berjumlah 266, SMP 65, SMA tidak ada baik siswa maupun siswi.

Sedangkan dari masyarakat umum berjumlah 38, wisatawan luar 6 orang. Total keseluruhan mencapai 371 pengunjung.

“Sementara itu, menurut informasi dari petugas pendataan pengunjung pameran Museum Se-Sumatera Senjata Tradisional, pada hari kedua, mulai dari pagi hingga siang dari beberapa SD se-kota Pekanbaru, berjumlah 171 orang”, ungkapnya sembari mengatakan kunjungan akan dilanjutkan oleh pelajar dari SMP se-kota Pekanbaru.

Terkait dengan rangkain progam pameren Museum Se-Sumatera Senjata Tradisional, Kepala Museum Se-Sumatera yang hadir, saat ini melakukan perjalanan wisata ke Istana Siak.

“Saya berharap, dengan perjalan mereka ini, dapat mengenal lebih dekat tentang Istana Siak, sebagaimana salah satu usulan warisan dunia”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email