Turunkan 500 Massa, Tuntut Terkait Rencana Pemerintah Akan Menaikkan Tarif BPJS sebesar 100 %

oleh
Aksi massa disambut langsung Wagubri H Edy Natar
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.com- Sebanyak 500 orang massa yang tergabung dalam Koordinator wilayah Riau Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dengan Koordinator lapangan Junady Arjuna Budiharto Hutauruk.

Adapun tuntutan massa aksi adalah terkait rencana Pemerintah yang akan menaikkan tarif BPJS sebesar 100 %, bertempat di Kantor Kantor wilayah BPJS Kesehatan Riau dan Kantor Gubernur Riau Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Rehabilitasi narkoba

Kenaikkan tarif BPJS sebesar 100 % dari tarif sekarang rencana akan dimulai pada tanggal 01 Januari 2020 mendatang.

Sementara itu, dalam aksinya massa membawa beberapa spanduk bertuliskan Tolak kenaikan Iuran, berbagi regulasi terkait sistem pelayanan peserta , Tangkap dan adili pelaku-pelaku terkait dugaan gratifikasi dana BPJS Kesehatan, Pakai hati nurani jangan pakai ego demi kemakmuran segelintir orang dan
BPJS melejit rakyat menjerit.

“Kami menolak kenaikan BPJS, saat ini diduga sudah ditunggangi oleh Politik, Penanganan BPJS saat ini belum layak namun sekarang Pemerintah sudah menaikkan 100% buruh belum kayab dan mohon maaf ada permainan di BPJS Kesehatan”, kata Junady Arjuna dalam orasinya, Senin (7/10/2019).

Tidak lama dalam orasi aksinya, sebanyak 9 orang perwakilan massa dapat diizinkan untuk menemui pimpinan Kanwil BPJS Kesehatan Riau.

Didalam pertemua, pihak Kanwil BPJS menyampaikan, bahwa mereka tidak ada wewenang untuk merobah aturan BPJS, karena aturan yang membuat adalah Pemerintah Pusat.

“Kami akan membantu untuk mengantarkan massa KSBSI untuk menemui Pimpinan Daerah yaitu Gubernur Riau atau Wakil Gubernur Riau”, ucap Junaidy Arjuna menerangkan isi pertemuan tersebut.

Setelah pertemuan berlangsung, massa meniggalkan Kantor Kanwil BPJS Kesehatan Riau dan langsung menuju Kantor Gubernur Riau.

Setiba di Kantor Gubernur Riau, massa aksi langsung menyampaikan orasinya dengan
menyampaikan pendapatnya dihadapan Wakil Gubernur Riau H Edi Natas Nasution, bahwa menolak kenaikan tarif BPJS.

“Kami datang kesini bukan untuk berpolitik, namun untuk menyampaikan aspirasi kaum Buruh”, jelasnya.

Kemudian massa aksi diizinkan masuk ke Halaman Kantor Gubernur Riau, lalu diminta 14 orang perwakilan masuk keruang rapat Wakil Gubernur Riau.

Dalam dialog diruangan rapat Wakil Gubri dihadiri HEdy Natar Nasution, S.I.P (Wakil Gubernur Riau), Juandy Arjuna Budiharto Hutauruk Perwakilan dari KSBSI bersama 13 orang rekannya, Kanwil BPJS Kesehatan Riau sebanyak 4 orang, Zainal Z (Kastpol PP  Provinsi Riau) dan Pjs Kadis Kesehatan Provinsi Riau.

Penyampaian Juandy Arjuna bahwa nilai Kenaikan BPJS Kesehatan jangan dinaikkan tarifnya.

“Kami memohon pak Wagubri, agar bisa menyampaikan aspirasi sampai ke Pemerintah Pusat, pelayanan BPJS sangat tidak layak, kedepannya agar diperbaiki dulu, sehingga ada kepercayaan masyarakat dan diketahui warga lapisan paling bawah tidak mendapatkan keadilan”, tuturnya.

Terkait tanggapan Wagubri Gubernur Riau H Syamsuar, saat ini ingin berangkat ke Jakarta. “Saya mengucapkan terimakasih, karena telah menyampaikan aspirasi secara baik dan in syaa Allah apa yang menjadi keinginan para rekan-rekan adalah keinginan bersama dan dalam melaksanakan tugas tentunya ada batas kemampuannya salah satunya keterbatasan wewenang”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email