Mantan Wakil Menteri Perdagangan Beri Motivasi Kewirausahaan pada Milad FP UIR

oleh

PEKANBARU Saturealita.com-Pakar Agribisnis yang juga Mantan Wakil Menteri Perdagangan, Dr. Bayu Krisnamurthi memberikan Kuliah Motivasi Kewirausahaan

pada acara Milad ke 42 Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Riau (UIR), Jumat pagi (25/10/2019) di Aula Faperta UIR, Perhentian Marpoyan, Pekanbaru.

Acara yang dimoderatori oleh Ur. A. Z. Fachri Yasin, M.Ag dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen serta para undangan. Tampak hadir Rektor UIR diwakili WR II, Dr. Ir. Asrol, M.Si, Kadis Pertanian Tanaman Pangan Kota Pekanbaru, Dekan Faperta UIR, Dr. ir. Ujang Paman, M.Ag, Guru Besar, Prof. Dr. Muchtar Ahmad, M.Sc, beberapa Mantan Dekan Faperta seperti Prof. Dr. Tengku Dahril, M.Sc, Ir. T. Iskandar Johan, M.Si, Ir. Zulkifli, MS dan sebagainya.

Dr. Bayu Krisnamurthi yang juga Pengurus Pusat Perhepi memaparkan kesiapan mentalitas seseorang terutama para mahasiswa bila ingin mendalami dunia kewirausahawan.
Mahasiswa memang dijadikan sasaran utama agar bisa mandiri di masa depannya.

Dikatakan, siapa pun termasuk dosen tak pernah berhenti belajar. Hal ini sejalan dengan pernyataan Sir Isaac Newton saat menerima anugerah gelar ‘Sir’ “apabila saya bisa melihat lebih jauh, ini disebabkan saya berdiri di pundak raksasa lain”.

Menurut Krisnamurth, busang pertanian pada hakikatnya tidak bisa instan melainkan harus menumbuhkan dulu. Dalam proses tumbuh dan berkembang tersebut harus melewati proses belajar dalam 4 hal yaitu Learn how to be, know, do dan live together.

”Menjadi wirausaha terlebih dulu harus menemukan manfaat hidup yakni mengabdi kepada Allah. Kemudian harus diikuti dengan memasang niat yang kuat, memiliki keahlian, passion dan berke-Tuhanan,” ujar Krisnamurthi.

Krisnamurthi selanjutnya mengatakan, semua orang harus memiliki Nilai dan Budaya sehingga dapat memahami masa depan. Dalam bidang pertanian, masalah pemasaran sebenarnya .tak ada masalah lagi karena produk pertanian diperlukan sepanjang masa.

Dikemukakan, setiap mshasiswa harus memiliki skill yakni Skill Literacy (membaca), Numeracy (memahami angka), Scientific Literacy (membaca laporan ilmiah), ICT Literacy (melek IT), dan Cultural and Civic Literacy (budaya)

Selain itu diperlukan pula ketrampilan lain seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi dan kerjasama serta punya inisiatif.

”Dalam berbisnis harus bisa hidup bersama-sama, mengutamakan etos ‘berkita’. Segala sesuatu harus dimulai dengan melihat persamaan, kemudian coba fahami dan harus bisa menerima perbedaan, menghormati yang lain, terus belajar dan mau membantu,” ucap Krisnamurthi.

Di awal acara, Wakil Rektor II Dr. Ir. Asrol, M.Si mengemukakan keberadaan Faperta UIR sangat penting dan menentukan dalam perkembangan UIR. Bahkan kini Faperta UIR dalam ikatan kerjasama dengan Unissa Brunei salah satu dari tiga universitas besar telah meminta Faperta untuk mem proses pendirian Fakultas Pertanian.

Sementara, Dekan Faperta UIR, Dr. Ujang Paman mengungkapkan saat ini Faperta UIR memiliki 41 dosen dan mahasiswa lebih dari 2.000 orang. Saat ini sudah ada perjanjian kerjasama dengan 18 institusi baik di dalam maupun di luar negeri. Kerjasama tersebut meliputi bidang akademik, seminar dan penelitian

Pada kesempatan yang sama dilakukan pemotongan tumpeng olrh WR III yang diserahkan kepada Dekan Faperta.

Sebelumnya dua pembicara masing-masing A.Z. Fachri Yasin dan alumnus Ir. Basriman yang menceritakan perjalanan masa lalu dan masa kini Faperta UIR. (***)

Print Friendly, PDF & Email