Gubri, Minta Melalui Kegiatan Pariwisata Riau, Mendatangkan Minat Wisatawan Luar Maupun Lokal

oleh
Gubri saat tiba di acara Ruang Kita Festival II 2019 di Laman Bujang Syam Bandar Serai Anjungan Idrus Tintin, Senin (1/12/2019) sore
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.Com– Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, hadiri dan sekaligus membuka secara resmi Ruang Kita Fistival II 2019, Senin sore (2/12/2019) bertempat laman Bujang Syam Bandar Serai Anjung Seni Idrus Tintin Dinas Pariwisata (Dispar) Riau.

Kehadiran orang nomor satu dijajaran Pemerintah Provinsi Riau, meminta kepada Plt Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau Riau, Raja Yoserizal Zen, melalui kegiatan ini, mempu menjadikan daya tarik bagi wisatawan luar maupun lokal.

Rehabilitasi narkoba

“Saya sudah katakan kepada Plt Kadispar, dalam melaksanakan berbagai iven, harus mempunyai daya tarik tersendiri, sehingga fungsi pariwisata tersebut dapat dinikmati banyak orang”, kata mantan Bupati Siak Sri Indrapura.

Foto bersama dengan Bupati Rokan Hulu Sukiman usai mendapat penghargaan Distinasi terbaik (foto Saturealita.com)

Kemudian Gubri menjelaskan, dalam kegiatan pariwisata pasti ada ekonomi kreatif (ekraf) dan didalamnya juga ada seni budaya. Untuk kedepannya, sesuia misi Pemerintah dalam mengembangkan pariwisata dan memajukannya, harus dipilah, agar ada perbedaan, sehingga layak jual.

Selanjutnya, Gubri juga meminta kepada Kepala Daerah semua Bupati untuk membentuk tim cagar budaya. Sebab masing-masing daerah punya yang namanya cagar budaya tersebut.

“Oleh karena itu, saya selaku Gubri sangat mengharapkan sekali peran penting ini, ada pada kepala Pemda itu sendiri. Tujuaannya adalah, cagar budaya dapat diakui dunia seperti yang sudah diusulkan, Istana Siak dan Candi Muara Takus”, urainya.

Mengenai Istana Siak dan Candi Muara Takus, layak dijual sebagai ladang promisi. Bule atau Turis, kegiatan seperti ini tidak menjadi daya tarik. Sebab di daerah mereka seperti ini banyak, bahkan lebih bagus lagi.

“Kalau kita memang komitmen untuk memajukan pariwisata maupun kebudayaan khusus Provinsi Riau, kembangkan saja ragam dan corak tradisional”, ungkapnya.

Tentang potensi tradisional, memang sangat banyak sekali untuk dikembangkan. Katakan Kabupaten Kuantan Singingi misalnya, mereka punya silat pangeyan itu harus dijaga keasliannya.

Foto bersama dengan para undangan menunjukan salam pariwisata

Terkait pemberian Penghargaan kepada beberapa kepala pemda, bukan hanya sekedar serimonial saja. “Harapan besar saya, pemberian ini sebagai bentuk peningkatan dan pengembangan pariwisata selanjutnya”, harapnya sembari mengatakan soal infrastruktur menjadi tanggung jawab dan tugas masing-masing kepala Pemda.

Ditempat yang sama, Plt Kadispar Riau Atok Yose lebih menerangkan kepada agenda kegiatan Ruangan Kita Festival II 2019.

“Dalam kegiatan kita selama 6 hari mulai dari tanggal 2-7 Desember 2019, akan menampilkan, Kenduri Musik, Riau Islamic Art Festival. Selain agenda tersebut akan ada juga Bazar Kuliner, Pameran Bonsai, Pameran Foto dan Lukisan, Parade Lagu Daerah, Gelar Seni Multi Ednis, Cek Kesehatan Gratis dan Lomba Mewarnai tingkat anak-anak”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email