Riau Tourism Outlook, Hadirkan Keynot Speaker Ketua Ikatan Cendikiawan Pusat Prof Azril Ashari

oleh
Coffee Morning Riau Tourism Outlook di Pandu langsung oleh Moderator Drs Riyono Gede Trisoko MM
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.Com-Coffee Morning bersama Pelaku dan Pengusaha Pariwisata, Kamis (5/12/2019) bertempat Anjungan Keputaran Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru berjalan lancar dan sukses.

Kegiatan yang ditaja oleh Riau Tourism Outlook menghadirkan Keynot Speaker Ketua Ikatan Cendikiawan Pusat Prof Azril Ashari.

Rehabilitasi narkoba

Menurut Ketua Riau Tourism Outlook Drs Riyono Gede Trisoko MM, Kegiatan ini sudah tiga kali dilakukan, diawali di Hotel Furaya, kedua dan ketiga di Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru.

“Saya sangat bersyukur sekali, kegiatan ini berjalan lancar sesuai dengan harapan dan keinginan bersama pengurus lainnya”, kata Riyono.

Ditambahkan Riyono, kegiatan bertema, Mitigasi dampak krisis ekonomi bagi pariwisata Riau, mengajak semua Pelaku dan Pengusaha Pariwisata Pekanbaru, untuk berdiskusi bersama dalam mengatasi krisis tersebut.

Ditempat terpisah, Prof Azril Ashari, dalam diskusi, memperlihatkan data kunjungan wisatawan mancanegara wisman yang ada di Provinsi Riau, sangat minim sekali, dibandingkan dengan wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Kita tidak mengambil sampel seperti Provinsi Bali, Jogjakarta dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kunjungan wismannya begitu pesat”, ungkap Prof Azril yang juga pernah berdomisili di daerah Sukajadi Pekanbaru.

Selanjutnya, Prof Azril menegaskan, penyebab mengapa minimnya kunjungan wisman ke Provinsi Riau, secara rinci tidak mengetahui secara percis.

Namun, kebiasaan para wisman saat melakukan kunjungan wisata, selalu menginginkan tercapainya tujuan utama seperti, kenyaman, ketentraman dan kebersiahan.

“Saran saya, coba hal ini sibenahi, soalnya bukan problem disatu daerah saja yang belum mengindahkan, hampir rata-rata semua daerah yang ada di Indonesia”, ujarnya.

Dari sisi lain, keinginan wisman juga terletak pada posisi keragaman kebudayaan, kultur masyarakat dan khas kuliner yang benar-benar keasliannya.

Sementara itu, untuk kunjungan wisata Nusantara (wisnu), Provinsi Riau, boleh dikatakan unggul dari provinsi lainnya.

“Saya berharap, jika wisman bise diperbaiki dan wisnu ditingkatkan, maka akan ada kesempurnaan dalam peningkatan data kunjugan ke Provinsi Riau ini”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email