Wagubri Doakan Almarhum dan Ingatkan Pelayat Cukuplah Kematian Hanya Nasehat Bagi Dirimu

oleh
Wagubri H Edi Natar Nasution saat menjadi Pembina upacara Pelapasan Jenazah Raja Fahmizal Usman dikediamnya Jalan Taman Sari Pekanbaru
Jasa Website murah

PEKANBARU Saturealita.Com- Kedatangan jenazah almarhum Raja Famizal bin Raja Usman Draman dari Jakarta ke Pekanbaru disambut langsung Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar dan Sekdaprov Yan Prana, bertempat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

Kedatangan jenazah sekitar puku 7:30 wib, membuat duka yang dalam bagi orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi Riau dan beliau mendoakan, agar almarhum diterima disisi Allah SWT dan dilapangkan kuburnya bagaikan taman surga serta diterima amal kebaikkan semasa hidupnya.

Rehabilitasi narkoba

Namun sangat disanyangkan, Gubri hanya bisa menyambut kedatangan jenazah almarhum R Fahmizal Usman saja dan tidak bisa mengikuti segala porsesi pelepasan jenazah.

“Saya, mohon maaf karena ada tugas yang tak bisa dihindari harus bergerak ke Kabupaten Rokan Hulu”, kata Wakil Gubri H Edi Natar saat menjadi pembina upacara pelepasan jenazah dikediaman almarhum R Fahmizal Jalan Taman Sari Tangkerang Selatan Pekanbaru.

Edi Natar menyebutkan, kedekatan sama almarhum R Fahmizal, baru delapan bulan terakhir, namun beliau tetap intens dalam berkomunikasi, terutama mengenai permohonan izin akan mengikuti asesmen kementrian.

Permintaan almarhum, awalnya memang dipertanyakan, apakah sudah bulat tekat untuk mengikuti asesmen tersebut dan beliau memjawab sudah pak dengan tujuan untuk mengembangkan jalur pariwisata wilayah Sumatera bagian Riau dan kepulauan Riau. Setelah dapat izin dan lolos asesmen, ternyata beliau ditempatkan bagaian regional II wilayah pulau Jawa dan Kalimantan.

“Saya bangga atas disikasi beliau yang siap ditempatkan dimana saja dan Allah SWT berkehendak lain, lebih kurang dua bulan menjabat Asdep Pemasaran Wilayah Regional II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI), kini beliau telah pergi untuk selama-lamanya menghadap Illahi Ya Robbi”, ucapnya.

Selanjutnya, Edi mencoba untuk mengingatkan kepada semua pelayat, bahwa sesungguhnya kematian akan datang dengan sendirinya, hanya menunggu kapan waktunya.

Terkait dengan menjenguk atau melayat, Edi mengatakan, sebagaimana sabda Rasulullah, cukuplah kematian hanya nasehat bagi dirimu. Artinya, setiap manusia dimata Allah SWT tidak ada yang namanya gelar maupun jabatan, semuanya akan menghadap kehadirat-Nya.

“Maka dari itu, saya katakan, mau tidak mau yang namanya kematian pasti bakan datang sesuai dengan janji sebelum kita lahir kemuka bumi Allah SWT. Saya selaku Pimprov Riau maupun pribadi senantiasa mendoakan almarhum dan bagi keluarga yang ditinggalkan hendaknya sabar dan bertawakal, agar alamarhum diterima disisi Allah SWT sert ditempatkan ditempat sebaik-baiknya”, pungkasnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email