Iwan: Tentang Objek Wisata Lokomotif Kereta Api, Semua Sudah Baik, Tinggal Akses Jalan Perlu Pembenahan

oleh
Lokomotif tipe C teronggok di bekas jalur kereta api Muaro–Pekanbaru, Lipat Kain

PEKANBARU, Saturealita.com-Objek wisata jalur kereta api Muarakalaban Muaro-Pekanbaru, sepanjang 246 kilometer yang terletak disekitar daerah Lipatan Kain Kabupaten Kampar dibangun dua pihak dan masa yang berbeda (staatsspoorwegen ter sumatra’s westkust) pada masa Hindia-Belanda dan Rikuyu Sokyoku Jawatan Kereta Api pada masa pendudukan Jepang di Hindia Belanda pada masa penduduk Jepang dengan menggunakan tenaga pekerja romusa maupun tahanan Perang (Prisoner Of War).

Peninggalan sejarah masa Hindia-Belanda ini, menjadi perhatian khusus para wisatawan, baik lokal maupun manca negara. Gebrakan Disbudpar Pekanbaru maupun Kampar, sudah menunjukkan langkah terbaik. Namun sedikit disayangkan, akses jalan menuju lokasi tersebut, masih terbilang memperhatinkan.

Strawberries

Demikian dikatakan salah seorang wisatawan lokal bernama Iwan yang pernah melancong kedaerah tersebut. “Saya salut, upaya pemerintah dalam memajukan sektor destinasi pariwisata peninggalan sejarah sudah menujukan yang terbaik. Namun sampai saat ini, akses jalan menuju kesana masih belum memadai untuk para pelancong”,kata iwan, Rabu pagi, (29/7/2020) melalui pesan singkatnya.

Ia menambahkan, andai kata insfratruktur akses jalan sudah memadai, mungkin para wisatawan akan lebih banyak lagi untuk melakukan kunjungan maupun penelitian tentang sejarah tersebut.

“Saya berharap, sebagai masyarakat lokal, cobalah infrastruktur jalan segera dibenahi, agar wisatawan lebih banyak lagi untuk berkunjung”,tutup Iwan. (***)

Print Friendly, PDF & Email
Strawberries