Persiapkan Diri, CPNS 2021 Akan Segera Dibuka

oleh

JAKARTA, Saturealita.com–Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik sekaligus Juru Bicara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Andi Rahadian mengatakan, pada tahun 2021 pemerintah akan membuka lowongan CPNS dan PPPK secara besar besaran. Dimana Sebelumnya penerimaan CPNS 2020 ditiadakan oleh Pemerintah.

Selain karena rangkaian CPNS 2019 belum selesai, pandemi virus Corona juga menjadi alasan tak dibukanya penerimaan CPNS tahun 2020. Pembukaan ini nantinya akan mempertimbangkan jumlah kebutuhan pegawai di instansi pemerintahan.

Strawberries

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah bakal memprioritaskan penerimaan tenaga guru di seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2021 mendatang.

“Rapat kami antara Kemenpan RB, BKN, Mendagri, Menkeu, Mendikbud selesai untuk pengadaan 1 juta tenaga guru, anggaran juga sudah dipersiapkan oleh Menkeu,” kata Tjahjo.

Tjahjo meminta agar seluruh kementerian, lembaga, serta instansi pemerintahan daerah menyusun formasi CPNS 2021 yang sesuai dengan kebutuhan.

Menurutnya, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah tidak harus menerima CPNS dengan jumlah yang sama dengan ASN yang pensiun demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang praktis.

Pemerintah akan memprioritaskan seleksi CPNS 2021 untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan.  Tjahjo menerangkan bahwa hal tersebut telah dibicarakan dalam rapat yang digelar dengan sejumlah kementerian.

Tjahjo Kumolo memberikan petunjuk terkait formasi yang akan dibuka dalam penerimaan CPNS 2021.

1. Guru
2. Dokter
3. Perawat
4. Bidan
5. Penyuluh guru
6. Penyuluh KB
7. Penyuluh pertanian

Tjahjo Kumolo berujar bahwa kebutuhan akan PNS sektor diatas sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan virus corona (Covid-19).

“Tahun depan sudah kita sepakati untuk adanya pengadaan 1 juta guru. Penyuluh pertanian, Perawat, Bidan, Dokter Umum,  penyuluh KB, penyuluh PU, dan semuanya harus ada,” ucap Tjahjo Kumolo.

Tjahjo mengungkapkan bahwa tenaga guru, perawat, bidan, dan dokter baik di puskesmas pembantu atau rumah sakit rujukan sangat minim untuk saat ini. Bahkan ASN bidang administrasi saat ini juga ada yang menjadi guru atau penyuluh kesehatan.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan rapat antara Kemenpan RB, BKN,Mendagri, Menkeu, Mendikbud untuk pengadaan satu juga guru, Kementerian Keungan juga telah menyiapkan anggaran tersebut.

“Insha Allah (SDM ASN Berkualitas) akan bisa kami persiapkan di tahun depan. Termasuk pengadaan tenaga guru 1 juta, 260 tenaga kesehatan, baik dokter, bidan dan perawat. Termasuk tenaga-tenaga penyuluh, itu juga tahun depan akan bisa kami alokasikan untuk rekrutmen jabatan-jabatan yang ada di Kementerian/Lembaga dan Pemda” Ucapnya.

Tjahjo memberikan sedikit bocoran untuk jadwal seleksi CPNS 2021, akan berbeda dibanding tiga periode seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil sebelumnya.
Tahun anggaran 2017, 2018 dan 2019 lalu, biasanya untuk jadwal seleksi CPNS dilakukan di akhir tahun. Akan tetapi, rencananya jadwal seleksi CPNS 2021 akan dibuka awal tahun 2021.

“Sekitar bulan Maret akan kita buka ( jadwal seleksi CPNS 2021),” ujar Tjahjo Kumolo. (Md)

Print Friendly, PDF & Email
Strawberries