Pemerintah: 1,2 Juta CPNS 2021 Akan Direkrut

oleh

JAKARTA, Saturealita.com–Pemerintah akan segera membuka pendaftaran CPNS 2021 serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kabar mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 telah disampaikan oleh pemerintah bahwa pendaftaran CPNS 2021 akan dibuka pada bulan Maret tahun 2021 mendatang.

Dapat dipastikan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang akan membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Di Penerimaan CPNS 2021, formasi yang dibuka akan lebih banyak yakni lebih dari 1,2 juta CPNS akan direkrut pada CPNS 2021.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengemukakan bahwa penerimaan CPNS ini menjadi penting di masa krisis kesehatan seperti sekarang, bukan hanya dalam hal pandemi COVID-19, tetapi juga mengenai tingginya angka stunting dan kematian ibu anak (KIA) di Indonesia.

Beberapa formasi CPNS yang akan dibuka, katanya, seperti perawat, bidan, dokter umum, dokter spesialis, penyuluh pertanian, penyuluh perairan dan sebagainya.

“Penerimaan CPNS 2021, satu juta dulu, kita akan menambah perawat, bidan dan dokter umum, penyuluh pertanian dan perairan. Ini penting, sebab soal stunting yang masih sangat tinggi,” kata Tjahjo.

Sehingga, kata Tjahjo perekrutan CPNS di daerah akan direformasikan dengan kebijakan Presiden Jokowi, khususnya pada wilayah kebijakan kesehatan di masa dan pascapandemi COVID-19.

“Di masa pandemi kami juga sudah menyiapkan rekrutmen pada posisi sistem yang ada, makanya saya sudah sampaikan ke PT Taspen agar segera memproses pensiunan PNS,” ujarnya.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN RB Andi Rahadian mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun jenis formasi yang dibutuhkan untuk penerimaan PPPK dan CPNS 2021.

“Proses penerimaan/pengadaan CPNS dan PPPK untuk formasi 2021 masih sedang dalam tahap penyusunan jenis formasi, jumlah formasi dan berbagai persiapan lainnya,” ujarnya.

Namun, Andi menegaskan bahwa dalam penerimaan CPNS 2021 dan PPPK jumlahnya akan lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Ini tergantung dari kebutuhan instansi mana yang lebih mereka perlukan, tergantung yang mereka usulkan. Tapi yang kami perkirakan kebutuhan 2021 akan lebih besar karena 2020 kita tidak membuka rekrutmen,” kata Andi.

Selain itu, dalam melakukan perencanaan jabatan, komposisi dan jumlah formasi CPNS dan PPPK 2021, akan mempertimbangkan juga kebutuhan dan perkembangan sesuai tatanan kenormalan baru saat ini sebagai dampak pandemi Covid-19,” tambahnya. (Md)

Print Friendly, PDF & Email