Bimtek Progam CHSE Ditutup Deklarasi Bersama Pelaku Usaha Pariwisata

oleh
Ketua DPD PUTRI Riau Drs Riyono Gede Trisoko MM, bersama pelaku usaha pariwisata lakukan Deklarasi Penerapan protokol kesehatan sebagai penutup kegiatan Bimtek Progam CHSE

PEKANBARU, Saturealita.Com-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kota Pekanbaru belum lama ini, melaksanakan kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) Program Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE), dimulai dari hari Rabu dan Sabtu, 2-5 Desember 2020 lalu.

Kegiatan Bimtek Progam CHSE tersebut diikuti oleh, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Homestay dan Lembaga Kepariwisataan.

Sementara itu, tujuan kegiatan tersebut memberikan bekal kepada pelaku patiwisata, betapa pentingnya CHSE diaplikasikan disetiap tempat usaha pariwisata.

Ketua DPD PUTRI Riau Riyono saat menyampaikan materi Bimtek Progam CHSE

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPD PUTRI) Riau, Drs Riyono Gede Trisoko MM, kegiatan tersebut ditutup dengan deklarasi oleh para pelaku usaha pariwisata Kota Pekanbaru.

“Deklarasi yang kami lakukan berfungsi untuk berkomitmen melakukan pelaksanaan protokol kesehatan di tempat usaha pariwisata, khususnya kota Pekanbaru”, kata Riyono, Kamis sore, (10/12/2020) diruangan kerjannya.

Dikatakan Riyono, pelatihan Bimtek Progam CHSE, berjalan selama 4 hari bertempat Hotel Grand Elite merupakan salah satu bentuk sosialisasi dalam rangka menciptakan suatu tatanan kehidupan menciptakan kesadaran perilaku hidup baru sebagai sebuah kebutuhan di era ini.

Dalam kegiatan tersebut, juga berfungsi untuk perekonomian berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah, para pelaku usaha mengikuti kegiatan dengan antusias sekali, karena kegiatan ini memberi aplikasi yang jelas tentang tata cara sebuah pola penerapan usaha yang peduli terhadap kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keramahan lingkungan. Harapan besar saya, selaku ketua DPD PUTRI, mengajak semua anggota melalui deklarasi ini, mempunyai kesadaran tinggi dengan semangat untuk mematuhi peraturan kesehatan. Dengan keyakinan penuh, Pelaku usaha akan mendapatkan manfaat serta kepercayaan masyarakat terhadap penerapan kesehatan di tempat wisata sebagai usaha jaminan bahwa wisata itu sehat”,tutupnya. (***)

Print Friendly, PDF & Email