Konsen Selesaikan Masalah Sosial Taufik Erman Raih Seven Media Asia Innovation Awards 2020

oleh

Laporan : A.Aris Abeba

PEKANBARU, Saturealita.com-Lagi, seorang anak negeri torehkan prestasi untuk Riau, khususnya Kota Pekanbaru. Taufik Erman yang akrab disapa Opit ini, dinobatkan sebagai salah seorang peraih penghargaan The Most Promising Leader of The Year 2020 yang diinisiasi Seven Media Asia.

Dimana Penyerahan penghargaan itu akan dilaksanakan di Harris Hotel &
Residence Sunset Road, Bali pada 17 Desember 2020.

Sebagaimana diketahui, Seven Media Asia telah melakukan survey di 34
Provinsi untuk melihat siapa saja yang layak dan patas mendapatkan
penghargaan. Satu dari 27 orang yang akan mendapatkan penghargaan itu
adalah Taufik Erman. Menariknya, Opit merupakan satu-satunya perwakilan dibidang organisasi.

Selebihnya merupakan kepala daerah, dan pimpinan perusahaan. “Ini suatu
kebanggaan bagi saya. Dimana cara berpikir soal sosial kemasyarakatan dan juga kepemimpinan dinilai sebagai sesuatu yang baik,” ungkapnya, Senin (15/12/2020).

Dikatakannya, masalah-masalah yang berkembang diakar rumput, khususnya
masyarakat ekonomi menengah kebawah sudah menjadi perhatiannya sejak lama dan akan menjadi prioritas ia jika kelak dipercaya menjadi pemimpin.

Dasar inilah yang dijadikan acuan oleh Seven Media Asia untuk menentukan
siapa yang pantas diberi anugerah penghargaan. Opit mengatakan, banyak pertanyaan yang disampaikan oleh pihak Seven Media Asia saat melakukan survei. Diantaranya Mulai soal pendidikan sampai dengan kemungkinan jika dipercaya menjadi pemimpin (Kepala daerah-red).

“Semua saya paparkan kepada mereka. Intinya, bagaimana upaya kita mengangkat harga diri, harkat dan martabat masyarakat kelas bawah yang hidup di Bumi Melayu ini. Baik itu soal pendidikan, kesehatan, dan ekonomi mereka,” tukas Ketua AMPG Riau ini.

Hidup Susah

Siapa Opit? Pertanyaan ini mungkin muncul di benak masyarakat Kota Pekanbaru. Namanya memang tak sementereng para pejabat dan politisi di negeri ini, akan tetapi kiprahnya di tengah-tengah masyarakat menjadikan ia dikenal. Taufik Erman kelahiran Pekanbaru, 25 Mei 1972 ini bukan berasal dari keluarga berada. Boleh dikatakan, liku kehidupan yang dilaluinya terbilang keras dan menantang.

Semasa masih sekolah saja ia sudah menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai pekerjaan kasar ia lakoni. Mulai dari menjadi buruh angkutan di pelabuhan dan terminal, trukang parkir, kernet oplet, dan pekerjaan kasar lainnya, ia jalani untuk bisa menompang ekonomi keluarga.

“Semua saya jalani dengan sabar. Tekad saya hanya satu, bisa keluar dari kesusahan yang sudah saya alami. Yah, keringat ku hari ini adalah harta ku dimasa depan. Itulah prinsip saya,” kenangnya.

Sinar terang baru terlihat ketika ia mencoba memberanikan diri untuk ikut berorganisasi. Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menjadi labuahan hatinya dalam belajar dan mengembangkan diri. Step by step, berbagai jabatan ia rengkuh. Mulai dari tingkat II sampai tingkat I.
Bak menaiki anak tangga, satu demi satu dilangkahi dengan mantap hingga kini ia bisa merasakan bagaimana menjadi orang sukses.

Sebagai kontraktor, beberapa perusahaan kini digengamannya. Tinggal lagi mewujudkan mimpi menjadi orang yang bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat dan kemajuan untuk tanah kelahirannya. Kursi walikota kini menjadi target untuk bisa merealisasikan semua asanya.(***)

Print Friendly, PDF & Email