Sidang Perdana Dipecat Tanpa SP Ditunda Pekan Depan, Hakim Silahkan Lengkapi Berkas Saudara Tergugat

oleh
Suasana sidang perdana Pemecatan Pengawai Tidak Tetap Koni Riau tanpa Sp ditunda

PEKANBARU,Saturealita.comSidang perdana kasus perselisihan hubungan kerja antara 5 pekerja di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau (penggugat) dengan pengurus KONI Provinsi Riau (Tergugat) ditunda hingga pekan depan.

Penundaan sidang disebabkan perwakilan tergugat tidak siap lantaran banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Hal ini disampai majelis hakim yang diketuai Daniel Ronald SH, M.Hum didampingi dua orang hakim anggota Rustam Sinaga SH, MH dan Arsyawal SE, SH, Kamis (20/10/2022).

“Silakan lengkapi berkas saudara. Baik itu AD/ART, ID card, surat kuasa khusus, dan lainnya,” ucap Hakim Ketua sembari mengetuk palu tanda sidang ditunda sampai pekan depan, Kamis (27/10/2022).

Terkait dengan penundaan sidang tersebut, kuasa hukum penggugat Denny Dasril SH MH dan Murza Azmir SH mengatakan, kalau ini menunjukkan KONI Riau tidak siap dalam menjalani sidang.

“Kami melihat pihak KONI tidak serius dalam memenuhi panggilan pengadilan. Buktinya, awa persidangan saja tidak melengkapi syarat untuk memasuki ruang persidangan. Ini menjadi pembelajaran bagi KONI Riau untuk dapat menanggapi dengan serius,” ucap Denny..

Foto Saturealita.com

Ini juga diaminkan oleh Murza Azmir. Menurutnya KONI Riau terlalu mengabaikan perintah pengadilan. “Artinya KONI disni memang tidak siap, sesuai dengan kitab hukum acara undang-undang persidangan,” tukasnya.

Dipecat Tanpa SP

Pasca dilantiknya Iskandar Husein sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Riau, kondisi organisasi keolahragaan ini dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Persoalan demi persoalan muncul membebani pikiran pengurus KONI Provinsi Riau saat ini. Salah satu masalah datang dari internal organisasi olahraga tersebut. Dimana sebanyak lima orang pegawai KONI Provinsi Riau melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. Mereka menuntut hak karena dipecat tanpa alasan dari pegawai/pekerja di KONI.

Melalui lawyer yang mereka beri kepercayaan, Denny Dasril SH MH dan Murza Azmir SH, gugatan perselisihan hubungan kerja ini sampai ke PN Pekanbaru yang melakukan sidang pertama pada Kamis (20/10/2022).

Dalam gugatannya, mereka menuntut keadilan terkait di-PHK-nya mereka dari KONI Riau. Apalagi pemberhentian mereka tanpa alasan jelas dan tidak disertai surat peringatan terlebih dahulu.

Sebelum masalah ini bergulir di pengadilan, penggugat melalui kuasa hukumnya sudah membuat laporan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau. Namun persoalan ini tidak dapat diselesaikan oleh kedua belah di depan mediator saat dilakukan mediasi.

Tersebab itu Disnakertrans mengeluarkan surat perihal tuntutan uang pesangon dan penghargaan masa kerja lima orang pekerja di KONI Riau ini. Namun, hingga kini pihak KONI belum merealisasikan tuntutan mereka, sampai akhirnya masalah ini bergulir di pengadilan. (***)

Jasa Website Pekanbaru