Ciptakan Humanis Tameng Adat LAMR, Taja Seminar Pemilu Damai dan Kesatuan Bangsa

oleh -116 views

PEKANBARU (Saturealita.com)-Pelaksanan Perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) hampir diambang pintu. Berbagai upaya untuk melacarkan dan menyukseskan, terus digalakan.

Demikian pula, Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengelar seminar Pemilu Damai dan Kesatuan Bangsa serta Deklarasi Pemilu Aman dan Damai.

Kegiatan ini, berlangsung di Hotel Grend Central, Pekanbaru, Kamis, (25/1/2024) dengan menghadirkan Tokoh Adat dan seluruh organisasi serta Laskar.

Menurut penyelenggaraan kegiatan, Tengku Heryanto Panglima Perdana Tameng Adat LAMR Provinsi Riau, sasaran maupun tujuan acara ini, membantu aparat keamanan dalam hal ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam membantu sistem keamanan yang lebih baik lagi.

‘Jadi, sasaran kita bagaimana upaya untuk membantu jajaran Polri dalam melakukan sistem Pengamanan Pemilu Damai dan Aman”, terangnya kepada media online ini.

Kendatipun demikian, T. Heryanto menjelaskan kegiatan ini, juga mengundang seluruh unsur Lembaga meliputi, Badan pengawas pemilu (Baswalu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan LAMR Provinsi Riau itu sendiri.

Khusus undangan LAMR yang dihadiri Datuk H Raja Marjohan Yusuf sebagai Ketua Umum (Ketum) Majelis Kerapatan Adat LMAR, diminta untuk memberikan pendapat dan pandangan secara garis umumnya.

Dikatakan Datuk H Raja Marjohan Yusuf, bahwa kegiatan ini, merupakan langkah terbaik dan tepat untuk diberikan apresiasi kepada penyelenggara.

“Saya menilai, kegiatan semacam ini, sudah tepat sasaran dan sehatusnya mesti untuk dilaksanakan membatu aparat penegak hukum untuk melakukan pengamanan dalam perhelatan Pemilu 2024 nantinya. Saya sarankan, lakukan apa yang menjadi sebuah wejangan yang bisa menciptakan suasana menjadi damai dan aman dari bentuk gangguan yang bisa merusak demokrasi bangsa ini”, ungkapnya dihadapan para peserta.

Dijelaskannya, dalam pesta demokrasi Pemilu yang dilakukan lima tahun sekali, terkadang banyak cara dan ragam untuk pelaksanaannya.

Terkadang, banyak hal kemungkinan yang akan bakal terjadi, karena dia merupakan subtansi yang mempunyai kepentingan untuk memilih siapa yang akan diusung dalam pertarungan nantinya.

“Sekali lagi, saya meminta, kepada semua organisasi dan laskar berikan contoh yang humanis ditengah kehidupan bermasyarakat bertolak kepada resolusi rakyat berpolitik secukupnya, bersaudara dan berkawan untuk selamanya”, tutupnya. (***)