Kades di Kampar Terlibat Kasus Mafia Surat Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol

oleh -179 views
Kasatreskrim Polres Kampar, Elvin Septian Akbar saat diwawancarai wartawan di kantornya, di Kampar, Riau, Senin (12/2/2024) (photo: Dok. Polres Kampar)

KAMPAR, (saturealita.com) – Polres Kampar menetapkan Kepala Desa (Kades) Tarai Bangun berinisial AM dan Sekertaris Desa (Sekdes) EP sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah. Seorang warga bernama Bl juga turut menjadi tersangka dalam kasus ini.

Kasus ini bermula dari laporan Salikin Moenits, seorang warga yang mengaku lahan seluas satu hektare miliknya diserobot oleh pihak lain. Saat menghadiri musyawarah penetapan ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan ruas Tol Pekanbaru-Rengat, Salikin mengetahui adanya tumpang tindih lahan dengan SHM atas nama Ummy Salamah, istrinya.

Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Elvin Septian Akbar, menjelaskan bahwa penyelidikan lebih lanjut mengungkap pemalsuan surat tanah yang melibatkan Kades, Sekdes, dan seorang warga. “Kasus pemalsuan surat tanah ini menunjukkan adanya praktik yang merugikan warga dan merusak integritas pemerintahan desa,” ujar Elvin.

Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Senin (12/2), dan Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, menyatakan bahwa dua oknum perangkat desa dan seorang warga telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan tuduhan pemalsuan surat tanah, suatu tindakan yang dapat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap pemerintahan desa.

Kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik pemalsuan surat tanah ini. Sementara itu, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap praktik-praktik yang merugikan dalam transaksi tanah dan properti untuk menjaga keamanan dan keadilan di lingkungan mereka. (***/s.topan)

saturealita