Wanton Mengulas: Bagaimana Peran “Agen Of Change” Dimata Prabowo Subianto Usai Debat Terakhir

oleh -385 views
Wawancara bersama Wanton Selaku Aktivis Sosial Tentang Peran "Agen Of Change" Dimata Prabowo Subianto Usai Debat Terakhir (13/2/2024)

PEKANBARU, (saturealita.com) – Usai debat terakhir calon presiden, Wanton, S.H., M.H., M.Si mengungkapkan pandangan uniknya terhadap ketiga pasangan calon. Meskipun setiap calon memiliki gagasannya, Wanton melihat perbedaan signifikan dalam fokus dan pendekatan mereka.

Wanton menyatakan bahwa calon nomor urut 01 lebih berfokus pada aspek teknis, sementara calon nomor urut 03 lebih memusatkan perhatian pada persoalan teknis. Namun, menurut Wanton, gagasan besar tentang kemajuan bangsa tampaknya lebih kuat pada calon nomor urut 02, terutama terkait peran “agen of change”.

“Dalam pandangan saya, yang memiliki gagasan besar terletak pada calon nomor urut 02. Bapak Prabowo menganggap agen perubahan sebagai individu bebas yang sangat mencintai bangsanya,” ujar Wanton. Menurutnya, mereka bukanlah bagian dari strategi pemerintahan, melainkan aktivis, pekerja sosial, dan pejuang kemanusiaan.

Wanton menekankan bahwa Prabowo menempatkan mereka sebagai pejuang di zaman sekarang, yang mampu mengungkap hal-hal terlupakan dan tersembunyi dalam birokrasi pemerintahan. “Mereka adalah pejuang yang mampu melawan kecurangan, manipulasi, dan korupsi di tengah-tengah proses panjang pemerintahan,” tambah Wanton.

Pentingnya peran agen perubahan yang bergerak di NGO, Pers, dan lembaga sosial lainnya di Indonesia bagi Wanton disoroti dalam pesannya kepada pemerintah. Dia menghimbau pemerintah untuk melihat dengan jernih bahwa penghargaan terhadap mereka yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan seharusnya diberikan.

Wanton juga menyoroti aspek kesehatan dalam wawancaranya. Meskipun dia mengakui pentingnya program stunting yang telah dicanangkan oleh pemerintah, dia menyatakan bahwa Prabowo secara jelas menyampaikan solusi konkret terkait dengan makan gratis dan susu gratis untuk anak-anak.

“Presiden hanya mengambil kebijakan, yang mengeksekusi adalah perangkatnya sampai ke tingkat daerah. Bapak Prabowo membawa pemahaman yang mendalam tentang perluasan program kesehatan dari dalam kandungan,” ungkap Wanton.

Selain itu, Wanton memuji kemampuan Prabowo sebagai seorang pemimpin bijaksana yang mampu menempatkan diri dalam situasi yang sulit. Dia menegaskan bahwa Prabowo bukan hanya seorang tokoh bangsa, tetapi juga figur yang bisa diandalkan sebagai pemimpin yang berpengalaman, arif, dan bijaksana.

“Saya menghimbau kepada para aktivis dan pahlawan di bidang sosial dan kemanusiaan, juga kepada seluruh rakyat indonesia untuk menentukan pilihan dari ke tiga calon sesuai dengan hati nurani, tanpa ada paksaan,” tutup Wanton dengan bijak. Di ujung wawancara wanton menyampaikan harapan pada pemilu nanti agar bisa berjalan dengan damai, aman, tentram, jujur, dan adil.(***/s.topan)

saturealita