Tragedi di Pemilu 2024: 35 Petugas Pemilu Meninggal Dunia, 3.909 Ribuan Jatuh Sakit

oleh -64 views
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat 35 petugas meninggal dunia dan 3.909 jatuh sakit.

JAKARTA, (saturealita.com) – Pada proses penghitungan suara Pemilihan Umum 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia mencatat catatan kelam dengan meninggalnya 35 orang yang menjalankan tugas krusial tersebut. Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 23 anggota merupakan bagian dari kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Tidak hanya anggota KPPS yang menjadi korban, namun juga terdapat tiga anggota panitia pemungutan suara (PPS) dan sembilan petugas perlindungan masyarakat (linmas) yang wafat setelah melaksanakan tugasnya dalam Pemilu 2024. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam terkait dengan kesejahteraan dan keselamatan para penyelenggara pemilihan yang merupakan tulang punggung proses demokrasi.

Selain korban jiwa, KPU juga mencatat adanya 3.909 orang yang mengalami sakit setelah mengawal penghitungan suara. Rinciannya mencakup 119 anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK), 596 PPS, 2.878 KPPS, dan 316 petugas linmas. Angka ini menyoroti kondisi beban kerja dan tantangan kesehatan yang dihadapi oleh para petugas pemilu di berbagai tingkatan.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban dan keluarganya. “Mereka adalah pahlawan demokrasi yang telah berjuang keras untuk melaksanakan tugasnya. Kepergian mereka meninggalkan duka yang mendalam di hati kami,” ujarnya dengan nada sedih.

Saturealita.com, sebagai tim yang selalu mengedepankan informasi yang berkualitas, turut menyampaikan turut berduka cita kepada para korban dan keluarga yang terkena dampak. Redaksi berharap agar tragedi ini menjadi momentum serius bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk mengevaluasi dan meningkatkan kesejahteraan serta keselamatan para petugas pemilu guna mewujudkan proses demokrasi yang lebih baik dan aman di masa mendatang. (***/s.topan)