PEKANBARU (saturealita.com)-Perhelatan Halal bi halal Ikatan Keluarga Indragiri Hulu (Ika Inhu) berjalan sukses dan lancar.
Diketahui perhelatan iberlangsung, Ahad, (28/4/2024) berlokasi di Pondok Makan Khas Melayu Jalan Adisucipto Simpang Tiga Pekanbaru, terdapat sejumlah beberapa pejabat turut hadir meenuhi jemputan tersebut.
“Dalam perhelatan ini, saya mendapat beberapa informasikan, bahwa di kota Pekanbaru, Provinsi Riau ada dua perkumpulan organisasi yakn, Ika Inhu dan Forum kekerabatan kesultanan Indragiri dan kebetulan keduanya organisasi tersebut ditujuk sebagai wakil ketua”, kata R. Iskandar Rab selaku ketua panitia Halal bi halal Ika Inhu.
Diterangkan R. Iskandar begitu panggilan akarabnya, kalau di IKa Inhu halal bi halal sudah lazim dilakukan setiap tahunnya. Namun yang paling mustajab tujuan utama adalah mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat atau warga Inhu yang ada diperantaun kota Pekanbaru Provinsi Riau pada umumnya.
Kemudian di kabupaten Inhu, terdapat 14 kecamatan yang hadir saat ini. Untuk kedepannya, “akan kita himpun warga yang berdomisili di kabupatan Provinsi Riau untuk diinpentarisasi dan setiap ada acara semacam ini, akan terlihat meriah dan ramai”, ungkapnya.
Disamping itu, juga peran aktif akan dilakukan semacam peduli terhadap pembangunan kabupaten Inhu, karena dalam acara ini, beberapa pejabat juga hadir pada acara ini dan setiap ada kegiatan, terutama musrembang ika Inhu dilibatkan untuk memberikan masukan dan pemikirannya.
Selanjutnya sedikit pemberitahuan dan perlu diketahui, dalam organisasi ini, ada unsur akademik, pejabat baik di eksekutif maupun legislatif diharapkan sama-sama untuk saling bahu membahu membangun Inhu itu sendiri lebih baik dan lebih maju.
“Tentunya, harapan maupun cita-cita untuk mewujudkan Inhu lebih baik, semua stek holder, ikut serta membantu untuk berikan sumbangsinya baik secara materil maupun moril”, sebutnya berharap.
Hal lain, terkait ketidak hadirnya Bupati Inhu saat acara halal bi halal Ika Inhu, barang kali masih ada kesibukan kedinasan maupun pribadi yang tidak bisa ditinggalkan.
Namun, ada keinginan warga atau masyarakat Inhu perantauan, kehadirian Bupati sangatlah dan amat penting untuk dilakukan, karena dari awal perhelatan belum pernah dihadiri tak sama dengan kabupaten lainnya.
“Apalah salahnya, setahun sekali saja hadir bersama masyarakat atau warga perantau Ika Inhu, biar kenal dan membaur untuk satu dalam kebersamaan”, tutupnya. (***/Rm)