Kullu nafsin żāiqatul maut, ṡumma ilainā turja’ūn, Selamat Jalan Sang Patriot Olahraga Difabel

oleh -11 Dilihat
oleh

PEKANBARU,saturealita.com-Kini langkah tapak kakinya sudah tidak terdengar, senyum sapa juga tidak lagi terlihat dan banyak lagi yang kini redup dan tak bersinarlagi.

Innalillahi wainnailaihi rojiun, dia adalah Jaya Kusuma Ketua Natiaonal Paralimpik Committee Indonesia (NPCI) Riau Kabar duka menyelimuti dunia olahraga khususnya kalangan disabilitas di Provinsi Riau.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Riau, Jaya Kusuma, tutup usia pada Senin (23/2/2026) pukul 03.55 WIB. Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Awal Bros Sudirman Kota Pekanbaru, setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.

Almarhum meninggal dunia pada usia 70 tahun setelah berjuang melawan penyakit selama kurang lebih tiga bulan terakhir.

“Almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit, kemudian diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. Namun karena kondisi kesehatannya kembali menurun, beliau harus dirawat lagi di rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia dini hari tadi,” ujar Sekretaris NPC Riau Indra Warman.

Dikatakannya, kepergian Jaya Kusuma menjadi kehilangan bagi keluarga besar NPC Riau dan masyarakat olahraga disabilitas di Provinsi Riau.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam memajukan prestasi atlet-atlet paralimpik di Riau. “Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran”, ungkapnya.

Sebelum dikebumikan, almarhum Jaya Kusuma disemayamkan di rumah duka Jalan Panda Pekanbaru, kemudian disalatkan di masjid yang tidak jauh dari kediamannya.

Pada kesempatan tersebut, mewakili keluarga besar NPC, Zulkifli Rahman menyampaikan bahwa Almarhum Ketua NPC Riau Jaya Kusuma sudah dikenal bukan hanya di daerah, Tapiii juga di tingkat nasional. Pengorbanan dan pengabdian beliau tak terbilang untuk organisasi ini. NPC Riau, di bawah kepemimpinan beliau sangat diperhitungkan di tingkat nasional.

“Kepada keluarga besar NPC Riau, mari kita maafkan jika ada kesalahan. Mari kita doakan almarhum diberikan tempat terbaik di sisiNya,” ungkap Zulkifli.

Sementara itu, Kadispora Riau H Yurnalis menyampaikan duka dan belasungkawa.

“Hari ini kita bertakziah, suatu saat orang yang mentakziahi kita. Semoga kita-kita jadi hamba Allah SWT di Yaumul mahsyar. Kepada keluarga besar NPC, tokoh masyarakat dan semua yang hadir, Jaya Kusuma dipanggil di bulan yang baik. Ini suatu karunia. Mudah-mudahan beliau ditetima di sisi Allah SWT. Jika sudah sampai masanya, tidak akan bisa ditunda. Tetap dipanggil ke hadapan Allah. Besar jjasanya mengangkat prestasi olahraga kaum difabel,” pungkas Kadispora Riau.

“Kami kehilangan jasanya karena telah mengangkat nama Riau, baik tingkat daerah, nasiomal, internasional dan prestasi juga menjadi catatan kebaikan beliau. Mari kita berikan doa terbaik kita,” tutupnya.(***)