Lahan Tidur Disulap Jadi Lumbung Pangan!

Padi Gogo Perdana AMS Menggeliat di Pekanbaru

News16 Dilihat

PEKANBARU, saturealita.com-Langkah nyata memperkuat ketahanan pangan kembali menggeliat di Kota Pekanbaru. Kelompok Tani Agro Mandiri Sejahtera (AMS) menggelar penanaman perdana padi jenis Gogo di lahan sekitar dua hektare di Jalan Sidodadi, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Selasa (22/9/2026).

Penanaman perdana tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Wali Kota Pekanbaru, Makarius Awar. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat memanfaatkan lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi kawasan pertanian yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Makarius Awar menyaksikan langsung proses penanaman padi Gogo bersama kelompok tani. Ia mengapresiasi gagasan Ketua Kelompok Tani AMS, Riyono Gede Trisoko, bersama para petani yang terlibat dalam program tersebut.

“Kita menyaksikan secara langsung penanaman padi Gogo perdana di wilayah Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Saya mengapresiasi atas gagasan Ketua Kelompok Tani AMS Riyono Gede Trisoko bersama para petaninya,” ujar Makarius usai kegiatan.

Menurutnya, gerakan pertanian berbasis masyarakat seperti yang dilakukan Kelompok Tani AMS dapat menjadi titik awal bagi berkembangnya kegiatan serupa di kelompok tani lainnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah terhadap para petani, baik melalui pendampingan maupun program pertanian yang dapat menunjang keberlanjutan kegiatan.

“Ini menjadi tolak projek yang tentunya akan diikuti para kelompok tani lainnya,” katanya.

Makarius juga menyinggung kegiatan sebelumnya yang dilakukan kelompok tersebut, yakni penanaman jagung di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kelurahan Tangkerang Timur.

“Harapan kita hendaknya Dinas Pertanian Provinsi maupun kota dapat membantu para petani di wilayah ini dengan sebaik mungkin,” harapnya.

Berawal dari Kesulitan Mencari Lahan

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Agro Mandiri Sejahtera, Riyono Gede Trisoko, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju penanaman perdana padi Gogo tidak mudah.

Menurut Riyono, pihaknya sempat mengalami kesulitan dalam mendapatkan lahan yang dapat digunakan untuk program tersebut. Namun, berkat keyakinan dan upaya bersama, akhirnya tersedia lahan sekitar dua hektare untuk direalisasikan menjadi areal pertanian padi Gogo.

“Dengan rasa syukur kita, Alhamdulillah apa yang menjadi niat baik untuk program penanaman padi jenis Gogo hari ini dapat terlaksana juga,” ungkap Riyono.

Ia berharap lahan yang ditanami tersebut dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kita tentunya lahan ini akan menghijau dengan subur dan bermanfaat banyak orang,” tambahnya.

Lahan Tidur Jadi Ladang Produktif

Dukungan juga datang dari Camat Bukit Raya, Defna Leony. Ia mengapresiasi langkah Kelompok Tani AMS yang memanfaatkan lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi lahan pertanian.

Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut sejalan dengan semangat menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat untuk melihat potensi lahan di lingkungan sekitar.

“Saya berharap, dengan kegiatan ini tentunya dapat merangsang para petani lainnya untuk kegiatan yang sama,” paparnya.

Penanaman padi Gogo di Tangkerang Utara pun menjadi gambaran bahwa penguatan ketahanan pangan tidak semata-mata berlangsung di kawasan pedesaan. Dengan kreativitas, kemauan dan kolaborasi, lahan yang tersedia di kawasan perkotaan juga dapat diarahkan menjadi ruang produktif.

Kini, sekitar dua hektare lahan tersebut mulai memasuki babak baru. Dari lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal, menjadi hamparan yang diharapkan tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Gerakan Kelompok Tani AMS menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat untuk menjadikan sektor pertanian tetap hidup di tengah perkembangan Kota Pekanbaru. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *