PEKANBARU, Saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru. Kali ini, Babinsa Kelurahan Industri Tenayan, Sertu S. Hermanto, bersama warga melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran, Rabu (30/9/2026) siang.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut merupakan bagian dari langkah preventif TNI bersama masyarakat untuk mengantisipasi munculnya titik api, terutama di kawasan yang rawan terbakar di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Patroli ini tidak hanya bertujuan memantau kondisi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran serta memahami dampak serius yang dapat ditimbulkan oleh Karhutla.
Sisir Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada
Dalam pelaksanaan patroli, Sertu S. Hermanto bersama unsur masyarakat menyusuri dua lokasi, yakni Jalan Matoa dan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kedua jalur tersebut menjadi bagian dari pemantauan kewilayahan guna mengetahui kondisi lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun kepulan asap yang mencurigakan.
Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dinilai penting dalam membangun sistem kewaspadaan bersama, sehingga potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Hasil Pemantauan: Hotspot, Titik Api, dan Asap Nihil
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, patroli yang dilaksanakan pada Rabu siang tersebut tidak menemukan indikasi kebakaran.
Hasil pemeriksaan mencatat tiga indikator utama dalam kondisi nihil, yakni hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap nihil.
Pemantauan dilakukan di wilayah Kelurahan Industri Tenayan dengan titik koordinat yang tercatat pada latitude 0.555828° dan longitude 101.572742°.
Kondisi tersebut menjadi catatan positif dari hasil patroli hari itu. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan karena potensi Karhutla dapat muncul sewaktu-waktu, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran.
Karena itu, patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan, bukan sekadar menunggu hingga api muncul dan meluas.
TNI dan Masyarakat Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
Patroli tersebut melibatkan satu personel TNI, yakni Sertu S. Hermanto, bersama satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Kegiatan dilaksanakan menggunakan satu unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas selama pemantauan wilayah.
Keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Warga yang mengenal kondisi lingkungan sekitar diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi bahaya lebih awal serta menyampaikan informasi secara cepat apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran.
Selain mengantisipasi kerusakan lingkungan, pencegahan Karhutla juga penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dari paparan asap, menjaga kualitas udara, serta mencegah terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Patroli Berjalan Aman dan Lancar
Seluruh rangkaian kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kelurahan Industri Tenayan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, terus mendorong penguatan kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pesan utamanya jelas: mencegah lebih baik daripada memadamkan. Kepedulian masyarakat, kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, dan pelaporan dini menjadi langkah penting untuk menjaga wilayah Tenayan Raya tetap aman dari ancaman Karhutla.
Dengan patroli rutin dan sosialisasi yang berkesinambungan, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas. ***






