Patroli  Tak Kenal Lelah! Babinsa Tenayan Raya Sisir Kawasan Rawan Karhutla

Walaupun Titik Api Nihil Sosialisasi Terus di Gencarkan

Militer6 Dilihat

PEKANBARU,Saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Langkah pencegahan dilakukan dengan patroli langsung sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla dan dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan warga.

Pada Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Yusuf Gunawan, bersama seorang warga masyarakat melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Patroli menyasar Jalan 45, Kelurahan Industri Tenayan, serta Jalan Badak Ujung, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk memastikan potensi munculnya titik api dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin. Selain menyisir kawasan rawan, Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.

Deteksi Dini Jadi Kunci, Hotspot dan Titik Api Nihil

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi wilayah patroli masih aman. Berdasarkan hasil pemantauan, hotspot nihil, titik api nihil, dan titik asap nihil.

Salah satu titik pemantauan berada pada koordinat Latitude 0.507753° dan Longitude 101.5100062°.

Kondisi nihilnya titik api maupun asap tersebut menjadi indikasi positif dari hasil pemantauan, namun kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi Karhutla dapat meningkat ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran.

Patroli juga menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Peran warga sangat penting dalam memberikan informasi apabila menemukan indikasi asap, api, ataupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Sinergi Babinsa dan Warga Jadi Benteng Pertama

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari satu orang TNI dan satu orang warga masyarakat, dengan menggunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana patroli.

Kehadiran Babinsa bersama masyarakat menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Deteksi dini, patroli rutin dan kesadaran warga menjadi rangkaian penting untuk menjaga wilayah Tenayan Raya tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan patroli dan sosialisasi berlangsung tertib, aman dan lancar. Upaya pencegahan pun terus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Koramil 07/Tenayan Raya dalam menjaga wilayah binaan dari ancaman Karhutla. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *