Seorang Santriwati Jadi Korban Kekerasan, Nyaris Diperkosa oleh Penjaring Ikan

oleh -271 views
Seorang Santriwati Nyaris Diperkosa oleh Penjaring Ikan (27/52024).

INHIL (saturealita.com) – Kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi di Riau. Seorang santriwati pondok pesantren di Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menjadi korban kekerasan brutal dan nyaris diperkosa oleh seorang pria tak dikenal yang berprofesi sebagai penjaring ikan.

Insiden tragis ini terjadi pada Senin (27/05/2024). Korban, seorang perempuan muda, sedang menunggu tumpangan menuju Pelabuhan BDL, Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung. Saat itu, seorang pria yang tidak dikenalnya menawarkan tumpangan. Tanpa curiga, korban setuju untuk naik ke kendaraannya.

Namun, dalam perjalanan menuju Pelabuhan BDL, ketika situasi mulai sepi, pria tersebut berusaha melakukan tindakan asusila. Korban yang sadar akan bahaya tersebut langsung melawan, namun pelaku bertindak lebih brutal. Dengan menggunakan kayu, pelaku memukul korban hingga mengalami luka berat.

Beruntung, warga yang kebetulan melintas menuju Desa Pintasan melihat kondisi korban dan segera memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini dalam pengejaran pihak berwenang. Kepolisian setempat telah mengerahkan tim untuk menangkap pelaku agar dapat diproses secara hukum.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di daerah tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan atau mengalami kejadian serupa. (***/s.topan)