Sosok Pengusaha Muda Melayu Riau Merambah Export Batubara

oleh -2,808 views
Filosofi sang Penguasa muda asal Melayu Riau Muhammad Zulchoiri Nurhikmah Bagaikan Peluru Menembus Target "

MENJADI seorang pengusaha yang sukses di usia muda tentu tidak bisa dialami oleh semua orang di muka bumi ini. Untuk mewujudkan hal tersebut, akan dibutuhkan banyak usaha dan juga kerja keras, sebab kesuksesan tidak akan didapatkan dengan mudah, apalagi di usia yang masih muda.

Namun berbagai macam usaha dan juga kesempatan yang coba diciptakan oleh beberapa orang anak muda, mampu membawa mereka menjadi pengusaha yang sukses di usia muda. Beragam prestasi di luar sekolah bisa mereka dapatkan, yakni dengan membuka usaha di dalam berbagai bidang.

Pria muda berusia 30 tahun ini memiliki rasa kepedulian dan jiwa sosial yang tinggi, dia adalah seorang Corporate Pemilik, PT Kota Cahaya, PT Sultan Bara Pelalawan,
PT. Melayu Mitra Mandiri, PT. Lintas Perdana Kemitraan dengan Jabatan Direktur Utama.

Sementara dirinya sedang menjejaki yang lebih besar memilik komponen perusahan bernama Nurhikmah Fondation dan Corporate.

Sosok pengusaha muda bernama lengkap, Muhammad Zulchoiri Nurhikmah yang akrab disapa Ary Nurhikmah kelahiran, kota Pekanbaru, 12 November 1993.

Asli putra Melayu yang beristrikan wanita kelahiran Jakarta bernama Annisa Elhusna telah mempunyai momongan anak ghania felisha.

Bicara masalah riwayat, diriya sejak tahun 2017 nambang di Badan Usaha Milik Daerah PT.Pengembang Investasi Riau (PIR) dengan nama perusahaan PT Tantra Coalindo.

Beranjak ke tahun 2018 menjadi supplier batubara PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) menggunakan PT Melayu Mitra Mandiri.

Perahu terus berkembang, tahun 2019 masih supplier barubara ke PT RAPP menggunakan PT Sultan Bara Pelalawan dan ditahun yang sama 2019 export Minyak (POME) ke malaysia menggunakan PT Lintas Perdana Kemitraan (LPK).

Tidak sampai disitu, rambah rumput terus menjalar tahun 2020 export cangkang ke china dengan julukan negeri Tirai Bambu memakai PT. Kota cahaya.

Elu-elunya, juga pemilik Pabrik Kelapasawit mini (mini PKS) yang berada di Provinsi Sumatera Utara kota Medan dan take Over lahan tambang mangan, take over lahan batubara Provinsi Jambi, pemilik lahan batubara di Peranap.

Tahun ini, Berencana Export besar-besaran tapioka ke china, Membuat Pabrik Tapioka dan membuat Stockpile cangkang di Buton (***)