PEKANBARU,Saturealita.com-Ada beberapa poin pesan pada kegiatan Sarasehan Laboratorium Budaya Anak Negeri yang ditaja oleh Peguyuban Kawula Nyogyakarta dan Sekitarnya (PKNS) Riau, Senin (18/8/2025) di Alam Mayang.
Titipan pesan langsung disampaikan DR. Santoso dengan kalimat ‘Acara Ini Buat Masa Depan Gen Z’ dalam situasi dan kondisi penuh dengan teknologi yang berkembang pesat.
“Kita layak menitipkan masa depan kepada gen Z yang mana telah mempunyai salah satu bekal dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi dunia yang terbuka saat ini,” katanya, Senin (18/8/2025) terkait acara Saresehan Laboratorium Budaya Anak Negeri Alam Mayang, PKNS Riau.
Lebih luas, pemaparan DR. Santoso yang juga Dosen Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), menyimpulkan, acara Saresehan Kebangsaan, merupakan butir yang sangat berharga untuk menjadikan para gen Z lebih memahami arti kebangsaan yang lebih baik.
Kemudian dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada PKNS atas ide dan prakarsanya menyelenggarakan kegiatan mulai diawali dengan apel kebudayaan dan Saresehan.kebangsaan.
Ini ide langka, dimana kita para tetua para tokoh mendengar langsung pandangan genZ.
Kegiatan ini, menurut pemikiran dan ilmu teori kebangsaan boleh dikatakan unik saat orang melakukan dengan jogetan tetapi Laboratorium Budaya Anak Negeri atau PKNS Riau, mengambil langkah sarasehan
“Saya rasa, ini perlu disebarluaskan agar generasi penerus memiliki bekal dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) nantinya,” ujarnya kepada awak media.
Lanjut DR. Santoso, dengan diadakan acara semacam ini, tentu akan menjadi kekuatan bagi kami orang tua dalam mengatasi “kecemasan” yang akan merusak bangsa ini. Tentunya dengan dukungan para tokoh dan semua elemen bangsa.
Riyono Gede Trisoko, Ketua Laboratorium Budaya Anak Negeri yang juga Ketua PKNS Riau mengucapkan terimakasih kepada seluruh narasumber yang dengan ikhlas menuangkan ilmu dan pemikirannya.
Tentunya sesuai dengan pengalaman yang ada pada masing-masing, sehingga acara berjalan dengan baik dan sukses.
Dirinya juga tidak menafikan, setiap acara pasti ada kekurangan dan kesilafan, maka dari itu, haturan beribu maaf dan untuk selanjutnya atau ke depannya akan lebih baik lagi.
“Saya haturkan ribuan terimakasih atas dedikasi dan keikhlasan para narasumber yang telah meluangkan waktu untuk bersama menyukseskan kegiatan ini,” demikian, Riyono Gede Trisoko. ***