Lawan Sampah Liar dari Akar Rumput! Babinsa Tangkerang Timur Bersama LPS dan Warga Bergerak

Lokasi Pembuangan Ilegal di Jalan Anggrek Ditertibkan

Militer1 Dilihat

PEKANBARU,Saturealita.com- Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak cukup hanya dengan imbauan. Diperlukan aksi nyata, kebersamaan, dan kesadaran masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Semangat inilah yang ditunjukkan Babinsa Kelurahan Tangkerang Timur, Peltu Afrianto, bersama anggota Lembaga Pemberdayaan Swadaya (LPS) dan warga RT 01/RW 05 melalui kegiatan gotong royong (goro), Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Anggrek, kawasan Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Tidak sekadar membersihkan lingkungan, aksi bersama ini juga menyasar persoalan pembuangan sampah liar yang berpotensi mengganggu kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, Peltu Afrianto bersama anggota LPS dan warga melakukan pembersihan sekaligus menutup lokasi yang selama ini digunakan sebagai tempat pembuangan sampah liar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah lokasi tersebut kembali dimanfaatkan untuk membuang sampah sembarangan.

Sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat, para peserta gotong royong juga memasang spanduk berisi larangan dan imbauan agar warga tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

Putus Kebiasaan Buruk, Bangun Kesadaran Bersama

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial (Komsos), sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.

Gotong royong ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan, lembaga masyarakat, pengurus lingkungan, dan warga dalam menyelesaikan persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Sejumlah unsur masyarakat turut hadir, di antaranya Ketua LPS Saharudin, Babinsa Tangkerang Timur Peltu Afrianto, Sekretaris LPM, Ketua RW 05 Sudirman, Bendahara LPS Vita, serta warga yang bermukim di lingkungan RT 01/RW 05.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Bukan Sekadar Bersih-Bersih

Penutupan lokasi pembuangan sampah liar dan pemasangan spanduk larangan menjadi langkah awal untuk mengubah perilaku masyarakat. Namun, keberhasilan upaya tersebut juga membutuhkan konsistensi pengawasan serta partisipasi warga setelah kegiatan gotong royong selesai.

Masyarakat diharapkan tidak lagi menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan sampah. Warga juga diimbau untuk membuang sampah pada tempat yang semestinya dan ikut mengingatkan apabila menemukan praktik pembuangan sampah sembarangan.

Dengan demikian, lingkungan yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan atau pengurus wilayah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Kegiatan gotong royong berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Aksi di Jalan Anggrek ini menjadi pengingat bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana: membersihkan tempat yang kotor, menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan, dan membangun kepedulian bersama demi Pekanbaru yang lebih bersih dan sehat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *