JAKARTA,Saturealita.com-Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan sosial yang sangat tegas kepada rakyat kecil. Melalui 5 program mercusuar: Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KOPDes), Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis, dan Pembangunan Jembatan Desa, Presiden meyakini Indonesia mampu bangkit menjadi bangsa mandiri.
Prabowo menegaskan Indonesia bukan negara miskin. Kekayaan nasional tercatat lebih dari US$ 1.000 triliun Kuncinya satu: jujur dan jangan korupsi.
“Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” tegas Prabowo saat ditanya dari mana anggaran pendidikan gratis berasal.
1. Pendidikan Gratis SD Sampai Universitas
Presiden Prabowo menegaskan biaya pendidikan di sekolah negeri dan perguruan tinggi negeri harus gratis dari SD hingga kuliah. Ini adalah investasi masa depan. Anggaran awal Rp 5 triliun untuk SD-SMP tahun 2027 disiapkan, sambil menutup kebocoran anggaran.
2. Sekolah Rakyat: Memutus Rantai Kemiskinan
Ini program paling menyentuh. Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama gratis untuk anak-anak keluarga miskin dan miskin ekstrem Desil 1 dan 2 DTSEN. Semua ditanggung negara: seragam, makan, asrama, kesehatan.
Presiden telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi pada Januari 2026. Saat ini lebih dari 44 ribu anak dari keluarga prasejahtera telah kembali bersekolah gratis.
Target Presiden sangat ambisius: 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 dengan 500.000 murid tiap kampus menampung 1.000 siswa untuk menghapus kemiskinan ekstrem.
“Jadi Sekolah Rakyat itu boarding school, jadi pendidikannya 24 jam, tentu semua ditanggung oleh negara. Inilah cara negara, cara Presiden Pak Prabowo memelihara fakir miskin dan anak-anak yang terlantar,” jelas Mensos. 5b96
3. MBG dan KOPDes: Ekonomi Rakyat Dijamin
Program MBG sudah dinikmati lebih dari 62 juta penerima dengan puluhan ribu dapur umum. Sementara 80.081 Koperasi Desa Merah Putih didirikan untuk menjamin barang subsidi sampai ke rakyat dengan harga terendah.
4. 4.000 Jembatan Desa Telah Dibangun
Presiden menyoroti “Anak-anak tidak bisa menunggu. Jembatan di desa-desa harus dibangun. Sekolah-sekolah harus segera diperbaiki.” Saat ini hampir 4.000 jembatan telah dibangun, target 5.000 hingga akhir tahun. Analisis Ketua BAHU Prabowo Menurut Wanton, S.H., M.H., M.Si.,
5 program ini adalah satu kesatuan keadilan sosial.
“Prediksi Presiden Prabowo sangat faktual: Indonesia ini kaya raya. Kalau Rp 100 triliun kebocoran saja bisa perbaiki 100 ribu sekolah, apalagi kalau Rp 300 triliun korupsi bisa dicegah. Maka MBG, Sekolah Rakyat, KOPDes, Pendidikan Gratis dan jembatan bukan beban APBN, tapi kewajiban konstitusi yang uangnya ada asal jujur jangan dicolong. Ini bahasa yang halus tapi tajam menghantam koruptor,” tegas Wanton. ***




