PEKANBARU,Saturealita.com-Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat jajaran TNI di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Yusuf Gunawan, bersama warga melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (1/10/2026), sekitar pukul 11.30 WIB, dengan menyasar sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif aparat kewilayahan untuk mengantisipasi munculnya titik api, mendeteksi potensi kebakaran sejak dini, serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, terutama di kawasan yang rawan terbakar.
Sisir Dua Kawasan, Antisipasi Ancaman Kebakaran Sejak Dini
Dalam pelaksanaannya, Serda Yusuf Gunawan bersama seorang warga menyusuri dua jalur yang menjadi sasaran patroli, yakni Jalan 45, Kelurahan Industri Tenayan, serta Jalan Badak Ujung, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Sepanjang kegiatan, patroli diarahkan untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kebakaran hutan dan lahan.
Selain melakukan pemantauan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar.
Langkah pencegahan tersebut menjadi penting karena kebakaran di kawasan lahan kering maupun lahan gambut dapat berkembang dan meluas apabila tidak segera terdeteksi serta ditangani.
Hasil Pemantauan Nihil Titik Api dan Asap
Berdasarkan hasil pemantauan selama patroli berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran di wilayah yang disisir.
Hasil pengecekan mencatat bahwa titik panas (hotspot) nihil, titik api nihil, dan titik asap juga nihil.
Salah satu koordinat pemantauan yang dicatat dalam kegiatan tersebut berada pada posisi latitude 0.507753° dan longitude 101.5100062°.
Meski kondisi terpantau aman, patroli pencegahan tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga agar wilayah binaan tetap terkendali dan terhindar dari ancaman karhutla.
Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Kunci Pencegahan
Patroli tersebut melibatkan satu personel TNI, satu orang warga, serta satu unit sepeda motor sebagai sarana operasional untuk menjangkau lokasi pemantauan.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla. Warga diharapkan tidak hanya menjaga lingkungan masing-masing, tetapi juga segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, kepulan asap, atau aktivitas yang berpotensi memicu api.
Sinergi antara Babinsa dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pengawasan lingkungan serta mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
Komitmen Menjaga Tenayan Raya Tetap Aman
Kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pencegahan karhutla bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Kewaspadaan, kepedulian, dan tindakan cepat masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas udara, melindungi lingkungan, serta mencegah dampak kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.
Dengan patroli berkelanjutan dan kesadaran kolektif, Tenayan Raya diharapkan tetap aman dari ancaman karhutla. (***)











