PEKANBARU,Saturealita.com-Komitmen mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran TNI bersama masyarakat di Kota Pekanbaru. Kali ini, Babinsa Kelurahan Bambu Kuning, Praka Dio Gones, bersama warga melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah binaan Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut merupakan langkah nyata untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Dalam patroli tersebut, Praka Dio Gones bersama unsur terkait menyusuri sejumlah titik di Kelurahan Bambu Kuning. Rute patroli meliputi Jalan Payung Sekaki, kawasan Perumahan Citra, serta Jalan Karya Bersama.
Patroli dilakukan untuk memantau kondisi wilayah, mengantisipasi munculnya titik panas, serta memastikan tidak terdapat indikasi kebakaran maupun asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.
HOTSPOT, TITIK API, DAN ASAP NIHIL
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas melaporkan bahwa kondisi wilayah yang dipantau masih terkendali. Tidak ditemukan hotspot, titik api, maupun titik asap selama kegiatan patroli berlangsung.
Pemantauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sebelum meluas dan menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Selain melakukan pemantauan, sosialisasi kepada warga juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Masyarakat diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di area rawan kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.
SINERGI TNI, POLRI, DAN MASYARAKAT
Kegiatan patroli melibatkan satu personel TNI, satu personel Polri, serta dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, digunakan satu unit sepeda motor sebagai sarana operasional patroli.
Kolaborasi lintas unsur tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat. Kewaspadaan warga menjadi salah satu kunci untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
CEGAH SEBELUM API MEMBESAR
Upaya patroli dan sosialisasi secara berkala diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Bambu Kuning dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama di kawasan yang membutuhkan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan lancar ini menjadi wujud sinergi Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, bersama unsur terkait dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan.
Dengan semangat kebersamaan, pencegahan Karhutla diharapkan tidak berhenti pada kegiatan patroli semata, melainkan menjadi gerakan bersama demi melindungi lingkungan dan menjaga kenyamanan masyarakat di Kota Pekanbaru.***











