PEKANBARU,Saturealita.com-Komitmen mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran TNI bersama masyarakat di Kota Pekanbaru. Kali ini, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Susanto, bersama warga melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar sejumlah kawasan yang perlu mendapat perhatian terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi lingkungan dan cuaca memungkinkan terjadinya kebakaran lahan.
Patroli dilakukan melalui dua rute utama, yakni Jalan 70, Kelurahan Tuah Negeri, serta Jalan Melebung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan maupun lahan.
TITIK API NIHIL, WILAYAH TETAP DIPANTAU
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya titik panas (hotspot), titik api, maupun titik asap. Dengan demikian, selama pelaksanaan patroli, situasi wilayah yang dipantau terpantau aman dari indikasi kebakaran.
Pemantauan turut mencakup titik koordinat 0,555828° Lintang dan 101,572742° Bujur sebagai salah satu referensi lokasi kegiatan di wilayah patroli.
Meski tidak ditemukan indikasi kebakaran, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Pencegahan sejak dini dinilai penting agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi bencana yang berdampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat.
SINERGI TNI DAN MASYARAKAT JADI KUNCI
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri atas satu orang anggota TNI dan dua orang unsur Masyarakat Peduli Api (MPA). Patroli dilaksanakan menggunakan dua unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas personel dalam menjangkau lokasi pemantauan.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan lingkungan. Melalui sinergi tersebut, warga diharapkan semakin peduli terhadap potensi Karhutla serta berperan aktif melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di wilayahnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan rawan kebakaran, serta segera menyampaikan informasi kepada aparat setempat apabila melihat asap atau munculnya titik api.
LANGKAH KECIL, DAMPAK BESAR BAGI LINGKUNGAN
Patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya bersama unsur MPA dan warga merupakan langkah preventif untuk menjaga wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Hasil pemantauan yang menunjukkan nihilnya hotspot, titik api, dan titik asap menjadi catatan positif dalam pelaksanaan patroli tersebut.
Namun, upaya pencegahan tidak boleh berhenti. Kewaspadaan, kepedulian masyarakat, serta koordinasi antara aparat dan warga harus terus diperkuat demi menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat Pekanbaru dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Mencegah lebih baik daripada memadamkan. Dengan patroli rutin dan kesadaran bersama, wilayah Tenayan Raya diharapkan tetap aman, bebas dari Karhutla, dan terjaga untuk generasi mendatang.***












